Wujud Nyata Komitmen H. Ateng Sopandi dalam Gerakan Rutin “Jum’at Bersih”, Demi Keindahan dan Kenyamanan Bersama Warga Mekargalih

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus digelorakan Pemerintah Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa H. Ateng Sopandi, gerakan rutin “Jum’at Bersih” tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi telah menjelma sebagai budaya kolektif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, asri, dan nyaman.

Setiap pekan, sejak pagi hari, warga bersama perangkat desa, para ketua RT dan RW, serta unsur masyarakat lainnya berkumpul untuk melakukan aksi gotong royong. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air, pengangkutan sampah, penataan lingkungan, hingga pemangkasan rumput liar yang berpotensi mengganggu keindahan dan kebersihan desa.

H. Ateng Sopandi menegaskan bahwa gerakan “Jum’at Bersih” merupakan bagian dari komitmen nyata pemerintah desa dalam menjawab berbagai persoalan lingkungan, terutama di musim penghujan. Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu kerap memicu timbulnya genangan air akibat saluran tersumbat, yang pada akhirnya berpotensi menjadi sumber penyakit.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah desa, tetapi harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar,” ujar H. Ateng Sopandi, saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya Jum’at, (10/04/2026).

Dalam setiap pelaksanaannya, H. Ateng tidak segan turun langsung ke lapangan, berbaur dengan masyarakat, memegang alat kebersihan, dan ikut membersihkan area-area yang menjadi prioritas. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat ini menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut berpartisipasi aktif.

Selain kegiatan bersih-bersih, pemerintah desa juga melakukan langkah-langkah konkret lainnya, seperti pemasangan peralon untuk memperlancar aliran air di titik-titik rawan genangan. Langkah ini dinilai efektif dalam mengantisipasi banjir kecil yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

Kegiatan “Jum’at Bersih” juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Mekargalih. Kehadiran mereka tidak hanya untuk membantu kegiatan fisik di lapangan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan, kedisiplinan dalam membuang sampah, serta menjaga keamanan lingkungan.

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Mekargalih juga memperkenalkan program inovatif bertajuk “Roda Sampah”. Program ini merupakan sistem pengelolaan sampah terpadu yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah desa, aparat, dan masyarakat. Melalui program ini, diharapkan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini terbilang sangat tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, hingga tokoh masyarakat, terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat di Desa Mekargalih.

Salah seorang warga mengungkapkan bahwa kegiatan “Jum’at Bersih” tidak hanya memberikan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. “Kami jadi lebih sering berkumpul, saling mengenal, dan bekerja sama. Lingkungan bersih, hubungan sosial pun semakin erat,” ujarnya.

Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Desa Mekargalih kini mulai menunjukkan perubahan signifikan dalam hal kebersihan dan kerapihan lingkungan. Jalan-jalan desa terlihat lebih bersih, saluran air lebih lancar, dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan semakin meningkat.

H. Ateng Sopandi berharap, gerakan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi benar-benar menjadi budaya hidup masyarakat. Ia juga menargetkan Desa Mekargalih dapat menjadi percontohan desa bersih dan sehat di Kabupaten Garut.

“Keindahan dan kenyamanan lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Jika kita jaga bersama, manfaatnya akan dirasakan oleh semua,” pungkasnya.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah desa dan dukungan penuh dari masyarakat, gerakan “Jum’at Bersih” di Desa Mekargalih menjadi bukti nyata bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *