![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kinerja Perumda Tirta Intan Garut kembali mendapat sorotan positif dari kalangan aktivis. Pemerhati sosial dan kebijakan publik, Riki Rustiana,dirinya menilai bahwa perusahaan daerah tersebut kini menunjukkan perubahan signifikan dalam sistem kerja maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, Riki menyebut bahwa Perumda Tirta Intan Garut saat ini jauh lebih terstruktur dibandingkan periode sebelumnya. Hal tersebut terlihat dari pola penanganan keluhan pelanggan yang dinilai semakin cepat, tepat, dan tidak berlarut-larut.
“Kalau kita bandingkan dengan sebelumnya, sekarang Perumda Tirta Intan Garut jauh lebih baik. Sistemnya sudah lebih tertata, penanganan masalah lebih cepat, dan respons terhadap keluhan masyarakat juga lebih sigap,” ungkap Riki, Selasa (17/03/2026).
Ia menilai, perubahan tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan merupakan hasil dari pembenahan manajemen yang dilakukan secara konsisten dan terarah. Dalam hal ini, peran Direktur Dadan Hidayatulloh dinilai sangat dominan dalam membawa arah baru bagi perusahaan.
Menurut Riki, sosok Dadan Hidayatulloh dikenal sebagai pemimpin yang bijak, tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan berbagai persoalan, baik internal maupun eksternal perusahaan.
“Direktur saat ini sangat bijak dalam mengambil keputusan. Beliau mampu melihat persoalan secara menyeluruh, kemudian menyelesaikannya tanpa menimbulkan konflik baru. Ini yang menurut saya menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Riki menyoroti bagaimana manajemen Perumda kini mampu menjaga stabilitas pelayanan di tengah berbagai tantangan, termasuk meningkatnya kebutuhan air bersih masyarakat serta kompleksitas permasalahan teknis di lapangan.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya, keluhan pelanggan kerap menjadi persoalan yang berulang. Namun kini, pendekatan yang dilakukan oleh jajaran manajemen lebih solutif dan berorientasi pada penyelesaian jangka panjang.
“Sekarang penanganan masalah tidak hanya bersifat sementara, tetapi sudah mulai menyentuh akar persoalan. Ini menunjukkan adanya perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat,” katanya.
Tak hanya itu, transparansi dan komunikasi publik juga dinilai mengalami peningkatan. Riki menyebut bahwa Perumda Tirta Intan Garut kini lebih terbuka dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk terkait gangguan layanan maupun langkah-langkah penanganan yang dilakukan.
Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pelayanan dasar seperti perusahaan air minum.
“Komunikasi yang baik itu sangat penting. Ketika masyarakat tahu apa yang terjadi dan bagaimana penanganannya, maka tingkat kepercayaan akan meningkat. Ini yang sekarang mulai terlihat,” jelasnya.
Di sisi lain, Riki juga mengapresiasi upaya Perumda dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pelayanan di berbagai unit cabang. Ia menilai bahwa langkah tersebut berdampak langsung terhadap percepatan layanan di tingkat pelanggan.
“Peningkatan SDM dan penguatan di unit pelayanan itu sangat terasa dampaknya. Pelayanan jadi lebih cepat, lebih ramah, dan lebih profesional,” tambahnya.
Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar Perumda Tirta Intan Garut tidak berpuas diri dengan capaian yang ada. Tantangan ke depan, menurutnya, akan semakin kompleks, terutama dalam menghadapi pertumbuhan penduduk serta kebutuhan air bersih yang terus meningkat.
“Ke depan tantangannya tentu lebih besar. Tapi saya optimistis, dengan kepemimpinan yang ada sekarang, Perumda Tirta Intan Garut mampu terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” tegas Riki.
Ia juga berharap momentum positif ini dapat terus dijaga, terlebih menjelang momen-momen penting seperti bulan Ramadan dan Idul Fitri, di mana kebutuhan masyarakat terhadap air bersih meningkat secara signifikan.
“Ini momentum yang harus dimanfaatkan untuk menunjukkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai ada gangguan yang berarti, karena kebutuhan air saat momen seperti ini sangat vital,” pungkasnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, Perumda Tirta Intan Garut kini dinilai semakin menunjukkan eksistensinya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang profesional, adaptif, dan berkomitmen tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Kabupaten Garut. (*)
