Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Kawal Kualitas dan Ketepatan Waktu Pembangunan, Komisi III DPRD Cimahi Kembali Lakukan Pengawasan Lapangan

Loading

Cimahi,TRIBUNPRIBUMI.com – Komisi III DPRD Kota Cimahi kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan berjalan sesuai perencanaan, memenuhi standar kualitas, serta dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

Peninjauan yang dilaksanakan pada Rabu (07/10/2026) tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut pengawasan yang sebelumnya telah dilakukan pada Juni 2026. Langkah ini menegaskan komitmen Komisi III DPRD Kota Cimahi dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di wilayah Kota Cimahi.

Pengawasan secara langsung dinilai penting untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan, sekaligus memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan teknis, target waktu, dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, perhatian Komisi III tidak hanya tertuju pada progres fisik pembangunan. Kualitas hasil pekerjaan, keselamatan konstruksi, serta kesesuaian pelaksanaan proyek dengan perencanaan teknis juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

Hal ini mengingat keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari seberapa cepat suatu proyek diselesaikan, tetapi juga dari mutu hasil pekerjaan, ketahanan infrastruktur, serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pengawasan Berkelanjutan untuk Menjaga Kualitas Pekerjaan

Peninjauan lapangan menjadi salah satu instrumen penting bagi DPRD dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan secara transparan dan akuntabel. Dengan melihat langsung kondisi pekerjaan, anggota dewan dapat memperoleh gambaran mengenai perkembangan proyek sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Komisi III DPRD Kota Cimahi juga mencermati dampak pelaksanaan proyek terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pembangunan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah potensi gangguan terhadap kelancaran lalu lintas maupun aktivitas warga selama proses pengerjaan berlangsung.

Aspek tersebut tidak dapat diabaikan, sebab pembangunan infrastruktur pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kenyamanan masyarakat, bukan justru menimbulkan gangguan berkepanjangan akibat pelaksanaan pekerjaan yang kurang tertata.

” Ya aspek tersebut tidak dapat diabaikan, Oleh karena itu, pelaksana proyek perlu memperhatikan pengaturan area kerja, aspek keselamatan, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar,* ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (13/20/2026).

Pengawasan DPRD diharapkan dapat mendorong seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek agar bekerja secara profesional, mematuhi ketentuan teknis, dan mengutamakan kualitas hasil pembangunan.

Sejumlah Proyek Ditargetkan Rampung Akhir Desember 2026

Berdasarkan informasi dalam kegiatan peninjauan tersebut, sejumlah proyek pembangunan yang dipantau ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir Desember 2026.

Target tersebut menjadi perhatian penting karena penyelesaian pekerjaan harus tetap diimbangi dengan kualitas yang sesuai standar. Pengejaran tenggat waktu tidak seharusnya mengesampingkan aspek keselamatan konstruksi, ketepatan spesifikasi teknis, maupun kualitas material yang digunakan.

” Target tersebut memang menjadi sebuah perhatian penting dan dalam konteks ini, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui apakah progres pekerjaan masih sesuai jadwal atau terdapat kendala yang berpotensi memengaruhi penyelesaian proyek,” katanya.

Apabila ditemukan hambatan di lapangan, pihak terkait perlu melakukan evaluasi dan mengambil langkah korektif sesuai kewenangannya agar pekerjaan tetap berjalan secara efektif tanpa mengorbankan mutu pembangunan.

Di sisi lain, penyelesaian proyek tepat waktu juga penting agar anggaran pembangunan dapat memberikan hasil nyata sesuai tujuan yang telah direncanakan. Infrastruktur yang selesai dengan baik diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat, meningkatkan kenyamanan lingkungan, dan memperkuat pelayanan publik di Kota Cimahi.

Komisi III Diharapkan Kawal Proyek hingga Tuntas

Pengawasan yang dilakukan Komisi III DPRD Kota Cimahi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan peninjauan lapangan semata. Pemantauan lanjutan hingga seluruh pekerjaan dinyatakan selesai menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan pembangunan benar-benar sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

Selain memastikan target penyelesaian, evaluasi terhadap hasil pekerjaan juga diperlukan agar infrastruktur yang dibangun memiliki kualitas memadai dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Fungsi pengawasan DPRD menjadi salah satu elemen penting dalam mendorong pelaksanaan pembangunan yang bertanggung jawab. Pengawasan yang konsisten diharapkan dapat membantu mengidentifikasi persoalan sejak dini, meminimalkan potensi penyimpangan, serta mendorong penyelesaian pekerjaan sesuai standar yang dipersyaratkan.

Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya ditandai dengan selesainya pekerjaan secara administratif. Hasil pembangunan harus dapat dipertanggungjawabkan dari sisi kualitas, keselamatan, ketepatan waktu, dan manfaatnya bagi kepentingan publik.

“Dengan peninjauan yang dilakukan secara berkelanjutan, Komisi III DPRD Kota Cimahi diharapkan terus mengawal setiap proyek hingga tuntas, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan hasil optimal bagi masyarakat Kota Cimahi,” pungkasnya, (Davin Yogi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *