Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Polsek Sukawening Bersama BPP Kawal Penyerapan 5 Ton Jagung ke Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai aksi nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Sukawening Polres Garut yang bersinergi dengan Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawening dalam mengawal proses penyerapan hasil panen jagung milik kelompok tani ke Gudang Bulog Kabupaten Garut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (04/08/2026) mulai pukul 11.30 WIB hingga selesai di Gudang Bulog Copong Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Penyerapan hasil panen ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga komoditas pertanian sekaligus memastikan hasil kerja keras petani terserap dengan baik melalui Bulog.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kabag SDM Polres Garut Kompol Eka Anggriana, S.H., M.A.P., Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H., Paurbinkar Bag SDM Polres Garut Ipda Galih Yuliansyah, S.H., C.P.H.R., Penanggung Jawab Gudang Bulog Kabupaten Garut Riki, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukawening, serta Kelompok Tani binaan Polsek Sukawening yang dipimpin oleh Jajang.

Pada kesempatan itu, sebanyak 5 ton jagung pipil hasil panen petani dari wilayah Kecamatan Sukawening berhasil diserap dan dikirimkan ke Gudang Bulog Kabupaten Garut. Penyerapan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, Bulog, pemerintah, dan para petani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

Saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya, Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. mengatakan bahwa pendampingan terhadap kelompok tani tidak hanya dilakukan saat masa tanam, tetapi juga hingga proses panen dan pemasaran hasil pertanian. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah petani merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

Ia menjelaskan bahwa penyerapan hasil panen oleh Bulog menjadi solusi penting bagi petani agar hasil produksi memiliki kepastian pasar dengan harga yang lebih terjamin. Dengan demikian, petani dapat terus termotivasi meningkatkan produktivitas pertanian.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani. Melalui kerja sama dengan penyuluh pertanian dan Bulog, kami berharap hasil panen petani dapat terserap secara optimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan mereka sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Budiman.

Sementara itu, Kabag SDM Polres Garut Kompol Eka Anggriana, S.H., M.A.P. mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Polsek Sukawening, penyuluh pertanian, Bulog, dan kelompok tani. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya di Kabupaten Garut yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian.

Di sisi lain, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukawening menilai keterlibatan Polri memberikan dampak positif terhadap semangat para petani. Pendampingan yang dilakukan sejak proses budidaya hingga pemasaran dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri petani dalam mengembangkan usaha taninya.

Penanggung Jawab Gudang Bulog Kabupaten Garut, Riki, menyampaikan bahwa Bulog terus membuka ruang bagi penyerapan hasil panen petani sebagai bagian dari upaya menjaga stok pangan pemerintah. Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Bulog berharap hasil pertanian lokal dapat terserap secara maksimal sehingga memberikan manfaat langsung bagi petani.

Ketua Kelompok Tani binaan Polsek Sukawening, Jajang, mengaku bersyukur atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Polsek Sukawening bersama BPP Kecamatan Sukawening. Menurutnya, keberadaan program penyerapan hasil panen ini memberikan kepastian bagi petani dalam memasarkan hasil produksinya.

Ia berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga para petani semakin bersemangat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi jagung di wilayah Sukawening.

Program penyerapan jagung pipil sebanyak 5 ton tersebut menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah. Sinergi antara Polri, Bulog, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan terus terjalin untuk mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.

Melalui kegiatan ini, Polsek Sukawening kembali menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta menyukseskan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *