Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Kades Tambakbaya Yusron Tunjukkan Kepedulian Tanpa Batas, Rela Gendong Warga Sakit Demi Cepat Dapat Penanganan di RSUD dr. Slamet Garut

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Di tengah maraknya sorotan masyarakat terhadap sikap sebagian pejabat yang dinilai mulai jauh dari rakyat kecil, sosok Kepala Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Yusron, justru menunjukkan teladan berbeda. Kepeduliannya terhadap masyarakat bukan sekadar ucapan atau pencitraan semata, melainkan dibuktikan langsung dengan tindakan nyata yang menyentuh hati banyak orang.

Peristiwa tersebut terjadi saat salah seorang warga Desa Tambakbaya mengalami kondisi kesehatan yang menurun dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Slamet Garut. Mendengar kabar ada warganya yang sakit, Yusron langsung bergerak cepat mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi dan kebutuhan warganya tersebut.

Namun yang membuat banyak orang tersentuh bukan hanya kehadiran sang kepala desa di rumah sakit. Di tengah kondisi pasien yang tampak lemah dan kesulitan berjalan, Yusron tanpa ragu turun tangan langsung membantu proses evakuasi pasien menuju ruang pemeriksaan.

Dengan mengenakan pakain seragam yang lengkap tanpa memikirkan gengsi jabatan, Yusron terlihat menggendong warganya sendiri memasuki area rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan dokter. Aksi spontan penuh kemanusiaan itu pun menjadi perhatian sejumlah pengunjung rumah sakit dan keluarga pasien yang berada di lokasi.

Bagi sebagian orang, tindakan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun di mata masyarakat kecil, sikap seperti itu menjadi bukti nyata bahwa masih ada pemimpin yang benar-benar hadir dan peduli terhadap rakyatnya, terutama di saat sulit.

“Kalau bukan kita sebagai pimpinan di wilayah yang peduli terhadap warga sendiri, lalu siapa lagi. Mereka adalah tanggung jawab kami. Saya hanya ingin memastikan warga saya cepat mendapatkan pertolongan,” ujar Yusron saat dimintai keterangan, Selasa (19/05/2026).

Pernyataan itu mencerminkan bagaimana Yusron memandang jabatan bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah sosial dan kemanusiaan yang harus dijalankan dengan hati nurani.

Keluarga pasien mengaku sangat terharu atas perhatian yang diberikan kepala desa mereka. Menurut mereka, di tengah kondisi sulit yang sedang dihadapi keluarga, kehadiran seorang pemimpin yang datang langsung membantu memberikan kekuatan moral dan semangat tersendiri.

“Jujur kami tidak menyangka Pak Kades sampai menggendong keluarga kami sendiri. Beliau datang bukan hanya melihat-lihat, tapi benar-benar membantu. Kami sangat berterima kasih,” ungkap salah satu anggota keluarga pasien dengan mata berkaca-kaca.

Tidak sedikit masyarakat yang kemudian memberikan apresiasi terhadap tindakan Yusron. Di media sosial maupun percakapan warga, aksi kepala desa tersebut dinilai sebagai contoh nyata kepemimpinan yang merakyat dan penuh empati.

Sebagian warga menilai saat ini masyarakat sudah terlalu sering disuguhi janji-janji dan pencitraan politik. Karena itu, tindakan sederhana namun tulus seperti yang dilakukan Yusron justru terasa lebih menyentuh dibanding sekadar pidato atau slogan pelayanan masyarakat.

Kepala desa yang dikenal dekat dengan masyarakat itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ada warga Tambakbaya yang merasa sendiri ketika sedang menghadapi kesulitan, terlebih dalam kondisi sakit.

“Jabatan ini bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Saya ingin warga tahu bahwa pemerintah desa selalu hadir untuk mereka, bukan hanya saat ada kegiatan atau kepentingan tertentu saja,” tegasnya.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Yusron pun dianggap menjadi tamparan moral bagi sebagian pemimpin yang selama ini lebih sibuk menjaga citra dibanding turun langsung membantu masyarakat. Sebab pada hakikatnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan program pembangunan, tetapi juga perhatian, empati, dan kehadiran nyata seorang pemimpin.

Di tengah kehidupan masyarakat pedesaan yang masih banyak menghadapi persoalan ekonomi dan akses kesehatan, kepedulian seorang kepala desa menjadi sangat berarti. Kehadiran pemimpin di saat warganya sakit mampu menghadirkan rasa aman dan kedekatan emosional yang sulit digantikan oleh formalitas birokrasi.

Warga Desa Tambakbaya pun berharap sikap rendah hati dan kepedulian sosial yang ditunjukkan Yusron dapat terus dipertahankan. Mereka juga berharap semakin banyak pemimpin daerah yang mau turun langsung menyentuh kehidupan masyarakat tanpa sekat jabatan dan protokoler berlebihan.

Bagi masyarakat Tambakbaya, sosok Yusron kini bukan hanya dipandang sebagai kepala desa, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu menjadi pelindung dan penguat bagi warganya di saat menghadapi kesulitan hidup. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *