![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kabupaten Garut, Jawa Barat kini mulai dipersiapkan menjadi daerah berbasis desa ekspor oleh pemerintah pusat. Langkah besar tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Garut sekaligus menunjukkan bahwa daerah yang dikenal dengan kekayaan alam, budaya, dan hasil pertaniannya itu dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat ekonomi baru berbasis desa.
Di bawah kepemimpinan Bupati Abdusy Syakur Amin, arah pembangunan Garut perlahan mulai menunjukkan progres yang kuat, terutama dalam pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Sementara dukungan pemerintah pusat terhadap Garut menjadi sinyal bahwa daerah ini dipandang memiliki kesiapan untuk naik kelas hingga mampu bersaing di pasar internasional.
Pemerintah pusat melalui Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menegaskan bahwa desa saat ini tidak lagi hanya diposisikan sebagai objek pembangunan semata, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif dan mandiri.
Menurutnya, pembangunan ekonomi dari desa merupakan strategi penting dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
“Kalau desa dikelola dengan baik, kesejahteraan akan tumbuh dari bawah. Di situ angka kemiskinan bisa ditekan, terutama masyarakat pada kelompok desil 1 sampai desil 5,” ujar Yandri, Sabtu (26/05/2026).
Ia menilai Garut memiliki modal yang sangat kuat untuk dikembangkan menjadi kawasan desa ekspor karena memiliki berbagai komoditas unggulan yang selama ini sudah dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun mancanegara.
Berbagai produk unggulan asal Garut seperti kopi, produk kulit Sukaregang, akar wangi, teh, hasil hortikultura, hingga produk olahan UMKM dinilai mempunyai peluang besar untuk menembus pasar global apabila didukung tata kelola dan pemasaran yang baik.
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan mendorong penguatan desa tematik dan desa wisata agar setiap desa memiliki identitas ekonomi yang jelas sesuai karakter wilayah masing-masing.
Konsep desa tematik dinilai mampu membuat pengembangan usaha masyarakat menjadi lebih terarah, mulai dari proses produksi, promosi, hingga pemasaran. Sementara pengembangan desa wisata akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi melalui potensi alam, budaya, kuliner, dan industri kreatif lokal yang dimiliki Garut.
Garut sendiri selama ini dikenal memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga pariwisata. Dengan dukungan pemerintah pusat, potensi tersebut kini diarahkan agar memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih besar.
Bupati Abdusy Syakur Amin menyambut positif langkah pemerintah pusat yang mulai mempersiapkan Garut menjadi sentra desa ekspor. Menurutnya, program tersebut merupakan peluang besar bagi masyarakat Garut untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperluas pasar produk lokal hingga ke luar negeri.
Ia menilai banyak potensi desa di Garut yang selama ini belum tergarap secara maksimal, padahal memiliki kualitas dan nilai ekonomi tinggi.
“Kami ingin potensi desa di Garut benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Arahnya bukan hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar global,” ujar Syakur.
Syakur juga berharap dukungan pemerintah pusat tidak hanya berhenti pada program semata, tetapi disertai dengan pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, bantuan akses pemasaran, hingga penguatan infrastruktur penunjang ekonomi desa.
Dengan adanya dukungan tersebut, desa-desa di Garut diharapkan mampu berkembang menjadi sentra ekonomi produktif yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Program desa ekspor ini juga dipandang sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa. Sebab, pembangunan tidak lagi hanya terpusat di perkotaan, tetapi langsung menyentuh masyarakat tingkat bawah.
Selain mampu meningkatkan pendapatan warga, program ini juga diyakini dapat memperkuat daya saing produk lokal Garut di tengah persaingan pasar modern yang semakin ketat.
Masyarakat pun mulai menaruh harapan besar terhadap masa depan Garut di bawah kepemimpinan Bupati Syakur. Dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan desa ekspor dianggap menjadi momentum penting untuk membawa Garut semakin maju dan dikenal sebagai daerah yang mampu melahirkan produk-produk unggulan berkualitas dunia.
Jika program ini berjalan optimal, bukan tidak mungkin Garut akan berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi berbasis desa terbesar di Jawa Barat, bahkan Indonesia.
Dengan potensi alam yang melimpah, kekayaan budaya yang kuat, serta semangat masyarakat yang terus berkembang, Garut kini berada di jalur baru menuju daerah yang lebih mandiri, produktif, dan mampu bersaing di tingkat global. (*)














Leave a Reply