![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Krisis air bersih yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan klasik di Kabupaten Garut, Jawa Barat kini perlahan tinggal kenangan. Sejak dilantiknya Direktur PDAM Tirta Intan Garut yang baru, Dr. H. Dadan Hidayatulloh, pelayanan distribusi air bersih dinilai mengalami perubahan signifikan dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Berbagai wilayah yang sebelumnya kerap dilanda gangguan aliran air, tekanan rendah, hingga mati total dalam hitungan hari, kini mulai menikmati suplai air yang lebih stabil dan berkelanjutan. Kondisi tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang selama ini harus berjibaku dengan keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Tak sedikit masyarakat yang mengakui, perubahan kinerja PDAM Tirta Intan Garut terasa nyata dalam waktu relatif singkat sejak kepemimpinan baru berjalan. Penanganan gangguan kini lebih cepat, informasi kepada pelanggan lebih terbuka, serta upaya perbaikan jaringan dilakukan secara bertahap dan terencana.
Bupati Garut, Abdusyakur Syakur Amin, menyampaikan rasa syukur dan kepuasannya atas kinerja jajaran PDAM Tirta Intan Garut di bawah kepemimpinan Dr. H. Dadan Hidayatulloh. Menurutnya, keputusan melantik direktur baru tersebut terbukti membawa dampak positif bagi pelayanan publik.
“Syukur alhamdulillah, saya tidak salah melantik orang. Air bersih ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Kalau PDAM-nya tidak beres, rakyat yang paling merasakan dampaknya. Sekarang kita lihat sendiri, keluhan jauh berkurang,” ujar Bupati Garut. Jum’at, (09/01/2026).
Beliau menegaskan, pembenahan PDAM Tirta Intan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat. Bupati juga meminta agar capaian positif ini tidak membuat jajaran PDAM berpuas diri, melainkan menjadi pemicu untuk terus berbenah.
Sementara di bawah kepemimpinan Dr. H. Dadan Hidayatulloh, PDAM Tirta Intan Garut melakukan berbagai langkah strategis. Mulai dari pembenahan manajemen internal, penertiban jaringan distribusi, pengurangan tingkat kebocoran air (non-revenue water), hingga optimalisasi sumber mata air dan instalasi pengolahan air.
Selain itu, pendekatan humanis kepada pelanggan juga menjadi perhatian. Saluran pengaduan diperkuat, respons teknis dipercepat, serta petugas lapangan didorong untuk lebih aktif turun langsung ke lokasi gangguan.
Direktur PDAM Tirta Intan Garut, Dr. H. Dadan Hidayatulloh, menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kestabilan suplai air bersih tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh jajaran PDAM serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut.
“Kami bekerja berdasarkan prinsip pelayanan. Air bersih adalah hak dasar masyarakat. Setiap keluhan harus dijawab dengan tindakan, bukan sekadar alasan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa tantangan ke depan masih cukup besar, mengingat kondisi geografis Garut yang luas serta potensi gangguan alam seperti kemarau panjang dan bencana. Namun demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan mitigasi dan perencanaan jangka panjang.
“Kami tidak ingin masyarakat kembali mengalami krisis air. Oleh karena itu, perbaikan jaringan, penguatan cadangan sumber air, dan peningkatan kapasitas instalasi akan terus kami lakukan secara bertahap,” tambahnya.
Sejumlah warga di berbagai kecamatan mengaku merasakan perubahan yang signifikan. Jika sebelumnya mereka harus menampung air di malam hari, membeli air tangki, atau mengandalkan sumber alternatif, kini aliran air PDAM dinilai jauh lebih lancar dan dapat diandalkan.
“Dulu hampir tiap minggu mati air. Sekarang jarang sekali. Kalau pun ada gangguan, petugas cepat datang,” ujar salah seorang warga.
Membaiknya pelayanan PDAM Tirta Intan Garut ini dinilai menjadi contoh bahwa penempatan pimpinan yang tepat, disertai komitmen kerja dan pengawasan yang kuat, mampu membawa perubahan nyata dalam pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Garut berharap kepercayaan masyarakat yang mulai pulih terhadap PDAM Tirta Intan dapat terus dijaga. Air bersih yang tersedia secara merata dan berkelanjutan diyakini menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Garut secara keseluruhan.
Dengan capaian tersebut, PDAM Tirta Intan Garut diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan kinerja positif, tetapi juga terus berinovasi demi menjawab tantangan pelayanan air bersih di masa depan. (*)
