Situasi Arus Lalu Lintas Meningkat, Polres Garut Lakukan Empat Kali One Way di Jalur Tarogong–Leles

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Situasi arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Garut terpantau mengalami peningkatan, sehingga Polres Garut melalui Satlantas Polres Garut melakukan rekayasa lalu lintas berupa penerapan sistem one way sebanyak empat kali di jalur Tarogong–Leles, guna mengurai kepadatan kendaraan.

Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi, S.A.P., mengatakan bahwa peningkatan volume kendaraan terjadi akibat meningkatnya jumlah wisatawan yang menuju sejumlah destinasi wisata, seperti Cipanas, Darajat, Kawah Papandayan, serta kawasan pantai selatan Garut, yang melintasi jalur Tarogong–Leles. Kamis (1/1/2026).

Adapun pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way tersebut dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:

  1. Pukul 12.50 – 13.05 WIB, one way diberlakukan dari arah Bandung menuju Garut, dengan titik pending di SP4 Gobing, selama 15 menit.
  2. Pukul 14.55 – 15.10 WIB, one way diberlakukan dari arah Garut menuju Bandung, dengan titik pending di SPBE Layung Sari, selama 15 menit.
  3. Pukul 15.50 – 16.05 WIB, one way kembali diberlakukan dari arah Bandung menuju Garut, dengan titik pending di SP4 Gobing, selama 15 menit.
  4. Pukul 16.10 – 16.35 WIB, one way diberlakukan dari arah Garut menuju Bandung, dengan titik pending di Tutugan Bawah Leles, selama 25 menit.

Kasat Lantas menambahkan bahwa penerapan sistem one way tersebut dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi arus lalu lintas di lapangan, serta bertujuan untuk memperlancar pergerakan kendaraan dan memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi pengguna jalan.

Polres Garut mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga keselamatan, serta tetap tertib berlalu lintas demi kelancaran bersama. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *