Sekda Garut Nurdin Yana Hadiri Penyaluran CSR Bank BJB Rp239 Juta untuk 22 DKM, Perkuat Syiar dan Kesejahteraan Umat

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen dalam memperkuat nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan. Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Drs,H. Nurdin Yana,M.H. menghadiri langsung kegiatan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BJB kepada 22 Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kabupaten Garut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Cabang BJB Garut, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, pada Jum’at (10/04/2026) ini menjadi bukti nyata kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan dunia perbankan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan.

Dalam sambutannya, Nurdin Yana menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank BJB atas kontribusinya dalam membantu pemerintah daerah melalui program CSR. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut sangat berarti, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi tekanan akibat menurunnya Transfer Keuangan Daerah (TKD).

“Dalam situasi keterbatasan anggaran, kehadiran Bank BJB melalui program CSR ini menjadi solusi konkret yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat. Ini adalah bentuk sinergi yang sangat positif antara pemerintah dan sektor perbankan,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya bersifat material, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat syiar agama dan menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Masjid sebagai pusat kegiatan umat dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter serta mempererat kebersamaan warga.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut berencana untuk meningkatkan penyertaan modal di Bank BJB ke depan. Langkah tersebut dinilai sebagai strategi jangka panjang guna memperbesar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Garut, baik melalui peningkatan dividen maupun perluasan program CSR.

“Kami melihat bahwa semakin besar penyertaan modal daerah di Bank BJB, maka peluang kembalinya manfaat kepada masyarakat juga akan semakin besar. Ini adalah investasi yang tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BJB Garut, Asep Wahyu Ismail, menjelaskan bahwa total dana CSR yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp239 juta. Dana tersebut diberikan kepada 22 DKM yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Garut.

Ia menegaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan sistem transfer langsung ke rekening masing-masing DKM. Hal ini dilakukan untuk memastikan penggunaan dana sesuai dengan peruntukannya serta meminimalisir potensi penyalahgunaan.

“Seluruh bantuan kami salurkan langsung ke rekening masing-masing DKM tanpa melalui transaksi tunai. Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas, sehingga setiap rupiah yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Asep juga berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di masjid, mulai dari pemeliharaan sarana dan prasarana hingga pengembangan program keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin bantuan ini tidak hanya sekadar menjadi bantuan finansial, tetapi juga mampu mendorong peningkatan aktivitas syiar agama serta memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat,” tambahnya.

Program CSR yang dijalankan Bank BJB ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam aspek sosial dan keagamaan. Sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan pengurus DKM. Momen tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah dan Bank BJB dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masjid-masjid di Kabupaten Garut dapat semakin berdaya dalam menjalankan fungsinya sebagai pusat ibadah, pendidikan, serta pemberdayaan umat, sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *