Rival Saepull Syamsiar, SH. Tegaskan Komitmen Membangun Desa Kersamenak: “Kami Tidak Akan Pernah Berhenti Bekerja untuk Warga”

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Desa Kersamenak di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus menjadi perbincangan positif berkat kemajuan yang terlihat jelas dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah kepemimpinan sang kepala desa muda, Rival Saepull Syamsiar, SH., berbagai program pembangunan mulai dari pelayanan publik, pendidikan keagamaan, hingga peningkatan fasilitas desa telah menunjukkan hasil signifikan. Rival pun menegaskan bahwa seluruh perubahan yang terjadi adalah bentuk dedikasi penuh pemerintah desa untuk memajukan masyarakat.

Dalam wawancara bersama TRIBUNPRIBUMI.com, Rival secara terbuka memaparkan langkah-langkah, filosofi kepemimpinan, serta harapannya untuk masa depan Desa Kersamenak. Berikut laporan lengkapnya.

“Membangun Desa Adalah Kerja Kolektif, Bukan Kerja Sendiri”

Rival Saefull Syamsiar membuka penjelasannya dengan menekankan bahwa pembangunan desa tidak mungkin berjalan tanpa kebersamaan. Baginya, peran warga adalah kekuatan utama yang menggerakkan roda pembangunan.

“Saya selalu bilang, kades hanya bagian kecil dari sistem. Yang besar itu masyarakat. Semua kemajuan yang terlihat hari ini lahir dari kebersamaan kita,” ucap Rival.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya selalu membuka ruang diskusi dan aspirasi dari semua lapisan masyarakat. Setiap kebijakan, katanya, harus bermuara pada kesejahteraan warga, bukan keinginan pribadi.

Menguatkan Pendidikan Islam, Menjaga Identitas Desa yang Religius

Kersamenak memiliki ciri khas religius yang kuat. Keberadaan pesantren, yayasan Islam, dan madrasah menjadi denyut nadi kehidupan masyarakat. Rival menyadari hal tersebut sebagai identitas penting desa yang harus dijaga dan diperkuat.

“Pendidikan Islam itu pondasi moral masyarakat. Desa kita punya banyak lembaga keagamaan, dan saya sangat mendukung penuh kegiatan mereka,” ujar Rival pada. Jum’at, (28/11/2025).

Sementara dia menilai bahwa pendidikan agama yang kuat akan melahirkan generasi muda yang berkarakter, jujur, dan bermanfaat bagi lingkungan.

“Saya ingin anak-anak kita tumbuh bukan hanya pintar, tapi berakhlak. Itu investasi masa depan,” tegasnya.

Kantor Desa Bertransformasi: Modern, Rapi, dan Siap Layan Masyarakat

Salah satu perubahan paling mencolok di Desa Kersamenak adalah penataan kantor desa yang kini tampil jauh lebih modern dan representatif. Ruang layanan ditata rapi, perangkat administrasi diperbarui, dan fasilitas pendukung ditingkatkan.

Aula lantai dua menjadi sorotan. Ruang tersebut kini menjadi pusat kegiatan masyarakat mulai dari musyawarah desa, pelatihan, sosialisasi, hingga kegiatan pemuda.

“Pelayanan harus cepat dan nyaman. Makanya kantor desa kami benahi agar warga merasa dihargai saat datang,” ujar Rival.

Smart TV layar besar yang kini dipasang di aula desa berfungsi untuk menampilkan program kerja, data desa, serta materi sosialisasi. Semua ini bertujuan menghadirkan transparansi dan efektivitas pelayanan publik.

Lingkungan Asri Jadi Sumber Inspirasi Program Desa

Kersamenak dikelilingi hamparan sawah yang indah. Pemandangan ini tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga memberi inspirasi bagi berbagai program desa.

Dari lantai dua kantor desa, hamparan sawah yang luas tampak begitu menenangkan. Rival mengatakan bahwa keindahan alam ini adalah identitas yang harus dijaga.

“Lingkungan adalah berkah. Kita harus rawat sawah, saluran irigasi, dan alam sekitar. Semua itu bukan hanya milik kita, tapi warisan untuk anak cucu,” jelasnya.

Ia pun menegaskan bahwa program lingkungan menjadi salah satu prioritas, seperti penguatan kebersihan desa, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap sampah, serta menjaga ruang terbuka hijau tetap lestari.

Penghargaan Sribaduga Jadi Bukti Kerja Nyata

Desa Kersamenak pernah meraih penghargaan prestisius Anugerah Sribaduga tingkat Kabupaten Garut. Pencapaian ini dinilai sebagai bentuk pengakuan atas tata kelola pemerintahan yang baik, peran aktif masyarakat, dan peningkatan layanan desa.

Namun bagi Rival, penghargaan tersebut bukan tujuan akhir.

“Penghargaan itu motivasi, bukan garis finish. Yang paling penting adalah warga merasakan manfaat nyata dari setiap program,” katanya.

Gaya Kepemimpinan Muda dan Responsif

Sebagai sosok muda yang memiliki latar belakang aktivisme di HMI, Rival menerapkan gaya kepemimpinan yang terbuka dan responsif. Ia tidak segan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi warga, mendengar keluhan, dan mencari solusi bersama.

“Pemimpin itu harus hadir. Bukan hanya di kantor, tapi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Pendekatan tersebut dinilai berhasil menciptakan hubungan harmonis antara perangkat desa dan masyarakat.

Komitmen Kades: “Kami Akan Terus Berlari demi Kemajuan Desa”

Di akhir wawancara, Rival menyampaikan pesan penuh semangat kepada seluruh warga Kersamenak.

“Saya ingin sampaikan bahwa kami tidak akan pernah berhenti bekerja. Kami akan terus berlari, mempercepat pembangunan, dan memastikan desa ini berkembang lebih maju,” tegasnya.

Ia juga mengajak warga untuk tetap menjaga persatuan dan rasa saling memiliki terhadap desa.

“Desa ini milik kita semua. Kita rawat bersama, kita bangun bersama,” tutupnya.

Dengan kepemimpinan yang visioner, dukungan masyarakat yang kuat, dan lingkungan alami yang mendukung, Desa Kersamenak kini menjadi contoh desa muda yang progresif, religius, dan sarat aktivitas. Transformasi yang terjadi menjadi bukti bahwa dengan kesungguhan dan kerja sama, pembangunan desa dapat memberikan perubahan besar bagi kehidupan warganya. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *