![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Lurah Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat Wijiyono,SE.,M.Si. Mertua beliau, Bapak Cece Rukmana telah yang telah berpulang ke Rahmatullah. Pada hari Selasa, (20/01/2026). Beliau adalah mantan Kepala Desa (Kades) di Desa Sulaksana, Kecamatan Samarang selama Delapan Tahun mengabdi di pemerintahan desa. Kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi kerabat serta masyarakat yang mengenal dekat sosok almarhum.
Atas wafatnya almarhum, segenap jajaran Redaksi Media Tribunpribumi.com menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita yang sedalam-dalamnya. Ungkapan simpati ini disampaikan sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan kepada keluarga yang tengah berduka.
“Kami segenap jajaran Redaksi Media Tribunpribumi.com turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya mertua dari Lurah Kelurahan Sukamenteri, Wijiyono, SE,.M.Si. Semoga almarhum husnul khatimah, seluruh ibadah, amal, serta kebaikan selama hidupnya diterima di sisi Allah SWT, dihapuskan segala dosa-dosanya, serta senantiasa berada dalam limpahan rahmat dan ampunan-Nya,” demikian pernyataan resmi Redaksi Tribunpribumi.com.
Redaksi juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sesuai dengan amal dan pengabdian yang telah ditunaikan semasa hidupnya. Doa turut dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan iman, serta keikhlasan dalam menerima takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Kepergian almarhum tentu menjadi ujian berat bagi keluarga, khususnya bagi Lurah Kelurahan Sukamenteri, Wijiyono, beserta istri dan seluruh keluarga besar. Dalam suasana duka ini, dukungan moral dan doa dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan.
Redaksi Tribunpribumi.com menilai bahwa musibah ini merupakan pengingat bagi seluruh umat manusia akan hakikat kehidupan, bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Sang Pencipta. Oleh karena itu, momentum ini juga menjadi ajakan untuk senantiasa meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperbanyak amal kebaikan selama masih diberikan kesempatan hidup.
“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan keteguhan hati kepada keluarga yang ditinggalkan, serta menjadikan almarhum sebagai hamba-Nya yang mulia di sisi-Nya. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin,” tutup pernyataan Redaksi Tribunpribumi.com. (*)
