![]()
Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepedulian terhadap warga terdampak banjir terus ditunjukkan oleh Polres Metropolitan Bekasi. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (31/01/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Polsek Cabangbungin yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Chandra, S.H., M.H., dengan melibatkan unsur Kecamatan Cabangbungin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dalam penanganan bencana.
Bantuan kemanusiaan disalurkan ke sejumlah titik lokasi terdampak banjir, di antaranya Kampung Kali Jaya Desa Lenggahsari, Kampung Cabang Dua Desa Lenggahsari, serta Dapur Umum Desa Jayalaksana yang hingga saat ini masih aktif melayani kebutuhan warga terdampak.
Adapun bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok meliputi beras, mie instan, air mineral, minyak goreng, biskuit, serta selimut. Bantuan tersebut diterima langsung oleh perwakilan tokoh masyarakat di masing-masing lokasi terdampak banjir.
Kapolsek Cabangbungin AKP Alex Chandra menjelaskan bahwa bencana banjir di wilayah Kecamatan Cabangbungin berdampak pada tujuh desa, yaitu Desa Lenggahsari, Setiajaya, Sindangjaya, Sindangsari, Setialaksana, Jayalaksana, dan Jayabakti.
“Salah satu desa yang terdampak cukup parah adalah Desa Jayalaksana, sehingga warga bersama pemerintah desa mengaktifkan dapur umum secara gotong royong akibat luapan Sungai Ciherang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dapur umum Desa Jayalaksana telah beroperasi selama kurang lebih satu minggu dan secara rutin membagikan makanan siap saji kepada warga di lima titik lokasi terdampak banjir.
“Operasional dapur umum akan terus berjalan hingga kondisi banjir benar-benar surut dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal,” jelas AKP Alex Chandra.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir ini diharapkan dapat meringankan beban warga, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan serta pemulihan pascabencana.
Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut berlangsung aman, lancar, dan tertib, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah. (Mardani Lubis / Rbn)
