![]()
Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan peran pilar-pilar sosial di tingkat desa, terutama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), yang menjadi ujung tombak pelayanan sosial di lapangan, Selasa (16/12/2025).
Penguatan peran PSM dinilai sangat strategis karena mereka bersentuhan langsung dengan kondisi sosial masyarakat di wilayah masing-masing.
Dengan keberadaan PSM di setiap desa, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi dapat memastikan bahwa berbagai persoalan sosial, mulai dari kemiskinan ekstrem, lansia terlantar, penyandang disabilitas, anak terlantar, hingga warga yang membutuhkan bantuan darurat, dapat terpantau secara cepat dan akurat.
PSM memiliki peran penting dalam menerima laporan dari masyarakat, melakukan pendataan awal, serta menyampaikan informasi dan kondisi warga yang membutuhkan bantuan kepada Dinas Sosial. Informasi tersebut kemudian menjadi dasar bagi Dinsos untuk menentukan bentuk penanganan yang sesuai, baik berupa bantuan sosial, pendampingan berkelanjutan, maupun rujukan ke instansi terkait lainnya.
Dinas Sosial Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa setiap laporan dan aduan sosial yang masuk akan ditangani secara cepat, profesional, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Aduan dapat disampaikan melalui berbagai jalur, baik secara langsung ke Dinas Sosial, melalui pemerintah desa dan kecamatan, maupun melalui pilar-pilar sosial yang ada di masyarakat.
Sementara langkah ini diambil agar tidak ada warga yang luput dari perhatian dan penanganan pemerintah.Respons cepat terhadap aduan sosial menjadi salah satu prioritas utama Dinsos Kabupaten Bekasi. Dengan penanganan yang tepat waktu, diharapkan permasalahan sosial tidak berkembang menjadi lebih kompleks dan berdampak luas.
Selain itu, kehadiran pemerintah secara cepat di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata kepedulian negara terhadap warganya.
Tidak hanya mengandalkan PSM, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta unsur masyarakat lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini dipandang penting untuk menciptakan sistem pelayanan sosial yang lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.
Melalui kerja sama yang solid, setiap pihak diharapkan dapat saling mendukung dalam upaya pencegahan dan penanganan berbagai permasalahan sosial.
Dinsos Kabupaten Bekasi juga aktif mendorong peran serta masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan sosial. Partisipasi masyarakat dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam mewujudkan pelayanan sosial yang tepat sasaran. Dengan adanya laporan dari warga, proses penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Upaya penguatan peran pilar sosial desa ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Dinas Sosial berharap, melalui sistem pelayanan yang responsif dan kolaboratif, berbagai permasalahan sosial dapat diminimalkan, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan sosial yang lebih harmonis dan berkeadilan.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pilar sosial, hingga masyarakat, Dinas Sosial Kabupaten Bekasi optimistis kualitas perlindungan dan pelayanan sosial akan terus meningkat.
Di sisi lain untuk ke depannya, Dinsos berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat pelayanan sosial demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi. (AM/ML)
