![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Semangat kebersamaan dan pembinaan terpancar kuat di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Berbagai kegiatan positif digelar, mulai dari pembukaan pekan olahraga hingga aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan seluruh elemen, baik petugas maupun warga binaan pemasyarakatan, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan Pekan Olahraga Pegawai dan Narapidana yang berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Garut. Suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat dari para peserta yang terdiri dari perwakilan pegawai serta warga binaan, yang hadir dengan semangat sportivitas dan kebersamaan.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Garut, Rusdedy, yang secara simbolis melepas balon ke udara sebagai tanda dimulainya rangkaian pertandingan olahraga. Prosesi tersebut turut disaksikan oleh jajaran pejabat struktural Lapas Garut, yang ikut mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Rusdedy menekankan bahwa kegiatan pekan olahraga ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar kompetisi. Menurutnya, olahraga menjadi sarana efektif dalam membangun komunikasi yang baik serta mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan.
“Momentum ini kita manfaatkan untuk memperkuat kekompakan, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta meningkatkan sinergi antara petugas dan warga binaan. Olahraga bukan hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga membentuk mental yang sportif dan penuh kebersamaan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan di dalam Lapas, di mana pendekatan humanis dan partisipatif menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.
Usai pelaksanaan upacara pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih lingkungan kantor Lapas. Kegiatan ini melibatkan seluruh pegawai dan warga binaan yang secara bersama-sama membersihkan area lingkungan kerja, mulai dari halaman, ruang perkantoran, hingga fasilitas umum lainnya.
Aksi bersih-bersih ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai tanggung jawab serta kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Garut berupaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan tertata, sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih optimal bagi warga binaan.
Pekan olahraga yang digelar dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ini juga direncanakan akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga yang melibatkan partisipasi aktif dari pegawai dan warga binaan. Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi media untuk menyalurkan bakat dan minat, serta membangun rasa percaya diri di kalangan warga binaan.
Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya di Lapas Garut, untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di dalam sistem pemasyarakatan.
Melalui kegiatan olahraga dan aksi sosial seperti ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan, sehingga mampu mendorong terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan berorientasi pada perubahan positif. (*)
