![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui penyaluran bantuan beras kepada 843 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sementara itu,dengan adanya program bantuan pangan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Sukamulya di saksikan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas,BPD,LPM Tokoh Masyarakat dan penyaluran pun berjalan dengan tertib, aman, serta lancar. Sejak pagi hari, warga penerima manfaat tampak antusias mendatangi lokasi penyaluran dengan membawa undangan serta identitas diri sesuai ketentuan.
Di sisi lain kegiatan ini turut melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, serta unsur keamanan guna memastikan distribusi bantuan berjalan transparan dan tepat sasaran.
Kepala Desa Sukamulya, Dwi Hartadi, ST, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan beras ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang disalurkan melalui pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa Pemdes Sukamulya berkomitmen penuh untuk mengawal setiap bantuan sosial agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyalurkan bantuan beras kepada 843 KPM di Desa Sukamulya. Antusiasme warga sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa bantuan pangan seperti ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil,” ujar Dwi Hartadi, ST. Selasa, (16/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa data penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi agar tepat sasaran. Pemdes Sukamulya juga terus melakukan pembaruan data guna menghindari terjadinya penerima ganda maupun masyarakat yang seharusnya menerima namun terlewat.
“Kami terus berupaya melakukan pembenahan data. Jika masih ada warga yang merasa berhak namun belum terdata, silakan melapor ke pihak desa agar bisa kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tambahnya.
Selain itu, Dwi Hartadi mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan, mulai dari perangkat desa hingga unsur pendamping dan keamanan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci agar kegiatan berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.
Selama proses penyaluran, Pemdes Sukamulya juga menerapkan pengaturan antrean dan jadwal pengambilan bantuan untuk menghindari penumpukan massa. Warga terlihat tertib mengikuti arahan petugas, sehingga kegiatan dapat selesai tepat waktu.
Salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bahwa bantuan beras tersebut sangat membantu kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
“Bantuan beras ini sangat berarti bagi kami. Setidaknya bisa mengurangi pengeluaran sehari-hari. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang sudah memperhatikan masyarakat kecil,” ujarnya.
Pemdes Sukamulya berharap bantuan beras ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu menjaga ketahanan pangan di tingkat desa. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal berbagai program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan adanya penyaluran bantuan beras kepada 843 KPM ini, Pemdes Sukamulya menegaskan perannya sebagai ujung tombak pelayanan publik yang hadir langsung di tengah masyarakat, serta berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pemerintah dapat dirasakan secara adil dan merata oleh warga desa. (DIX)
