![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai pengabdian, loyalitas, serta kesinambungan organisasi melalui kegiatan pelepasan purnabakti, pelepasan pejabat manajerial, sekaligus penyambutan pejabat baru. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas IIA Garut pada Sabtu, 24 Januari 2025 ini berjalan dengan khidmat, sarat makna, dan penuh nuansa kekeluargaan.
Acara tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Lapas Garut, tidak hanya sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi panjang para pegawai, tetapi juga sebagai wujud nyata proses regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan dalam tubuh Pemasyarakatan.
Salah satu momen paling haru dalam kegiatan ini adalah pelepasan purnabakti Sigit Pramono, pegawai yang telah mengabdikan diri lebih dari 30 tahun di lingkungan Pemasyarakatan. Pengabdian panjang tersebut menjadi bukti loyalitas, ketekunan, serta dedikasi yang telah diberikan demi menjaga marwah institusi dan menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab.
Pelepasan purnabakti ini tidak hanya dimaknai sebagai akhir masa tugas, tetapi juga sebagai simbol penghargaan institusi terhadap setiap tetes pengabdian yang telah dicurahkan. Selama puluhan tahun bertugas, Sigit Pramono dikenal sebagai sosok yang berdedikasi, disiplin, serta menjadi teladan bagi rekan kerja dan generasi penerus di Lapas Garut.
Selain pelepasan purnabakti, Lapas Garut juga melepas dua pejabat manajerial yang mendapatkan penugasan baru. Iim Ruhimat, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), kini dipercaya mengemban amanah sebagai JFT Pembina Keamanan Pemasyarakatan Ahli Muda di Rumah Tahanan (Rutan) Garut.
Sementara itu, Bakti Dizikrullah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Bimkemaswat, mendapatkan kepercayaan baru sebagai Kasubsi Administrasi Perawatan di Rutan Kelas I Bandung.
Pergantian dan penugasan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Pemasyarakatan yang terus bergerak dan beradaptasi, guna meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, serta pembinaan bagi warga binaan.
Sebagai bentuk penguatan struktur organisasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyambutan pejabat baru. Afan Sulistiono resmi mengemban tugas sebagai Kasi Adm Kamtib, sementara Raden Muhammad Rizki Hidayatullah dipercaya menjabat sebagai Kasubsi Bimkeswat. Kehadiran pejabat baru tersebut diharapkan mampu membawa semangat baru, inovasi, serta memperkuat sinergi internal dalam menjalankan tugas-tugas Pemasyarakatan secara profesional, akuntabel, dan humanis.
Kepala Lapas Kelas IIA Garut dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial rutin, melainkan refleksi nilai-nilai luhur pengabdian dan kebersamaan yang harus terus dijaga.
“Hari ini kita melepas sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Pemasyarakatan, sekaligus rekan kerja yang mendapatkan amanah baru. Ini adalah momen penuh makna, karena menunjukkan bahwa pengabdian tidak pernah berhenti, melainkan berlanjut dalam peran dan tempat yang berbeda,” ujarnya.
Kalapas juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegawai yang telah dan sedang menjalankan tugas dengan penuh loyalitas. Ia berharap, pejabat baru yang bergabung dapat segera beradaptasi dan bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta menciptakan lingkungan Lapas yang kondusif.
Sementara itu, Sigit Pramono selaku pegawai purnabakti menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari keluarga besar Pemasyarakatan, khususnya Lapas Garut.
“Lebih dari 30 tahun saya mengabdi, tentu banyak suka dan duka yang dilalui. Namun semua itu menjadi pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan. Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kekeluargaan yang saya rasakan selama bertugas. Semoga Lapas Garut semakin maju dan tetap solid,” ungkapnya dengan penuh haru.
Iim Ruhimat juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin selama dirinya bertugas di Lapas Garut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dukungan dan kebersamaan selama ini. Mohon doa restu agar amanah di tempat tugas baru dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Semoga silaturahmi dan sinergi tetap terjaga,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Bakti Dizikrullah yang mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari Lapas Garut. “Banyak pembelajaran dan pengalaman berharga yang saya peroleh selama bertugas di sini. Saya mohon doa restu untuk menjalankan amanah baru di Rutan Kelas I Bandung. Semoga Lapas Garut terus berkembang dan semakin profesional,” ujarnya.
Di sisi lain, pejabat baru Afan Sulistiono menegaskan kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai Kasi Adm Kamtib.
“Saya siap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan. Saya berharap dukungan dari seluruh jajaran agar kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan meningkatkan kualitas layanan di Lapas Garut,” tegasnya.
Sementara Raden Muhammad Rizki Hidayatullah menyatakan komitmennya untuk memperkuat program pembinaan dan pelayanan. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya siap bekerja sama dengan seluruh jajaran dalam mendukung program pembinaan dan pelayanan yang lebih baik bagi warga binaan,” ucapnya.
Kegiatan pelepasan dan penyambutan ini ditutup dengan pemberian cinderamata, doa bersama, serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan. Melalui momentum ini, Lapas Kelas IIA Garut kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai kebersamaan, loyalitas, dan profesionalitas, sekaligus memperkuat semangat regenerasi demi terwujudnya pelayanan Pemasyarakatan yang semakin optimal dan berintegritas. (*)
