![]()
Bandung,TRIBUNPRIBUMI.com – Semangat kebersamaan dan sportivitas kembali menguat di tengah masyarakat Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat melalui gelaran Pekan Olahraga Antar RW Kelurahan Binong (PORKEL) yang untuk ketiga kalinya kembali dilaksanakan.
Diketahui bersama salah satu cabang olahraga utama yang dipertandingkan dalam kegiatan tersebut adalah turnamen bola voli antar RW yang berlangsung meriah pada Minggu, 7 Desember 2025, bertempat di halaman SDN Binong Jati.
Kegiatan ini diikuti oleh enam RW dari total sepuluh RW yang ada di wilayah Kelurahan Binong. Meski tidak seluruh RW dapat berpartisipasi, antusiasme masyarakat tetap terlihat tinggi sejak pagi hari.
Sementara warga dari berbagai kalangan tampak berbondong-bondong datang untuk menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan dukungan kepada tim dari wilayah masing-masing.
Turnamen ini diinisiasi dan digagas oleh Karang Taruna Kelurahan Binong sebagai upaya menciptakan ruang kebersamaan yang positif di tengah masyarakat.
Di sisi lain PORKEL sendiri telah menjadi agenda tahunan yang secara konsisten menghadirkan berbagai cabang olahraga, mulai dari futsal, badminton, hingga permainan tradisional, sebagai sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Binong, Rino, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kembali kegiatan ini meskipun tidak lepas dari berbagai tantangan di lapangan.
“Alhamdulillah kompetisi antar RW berjalan dengan lancar. Memang ada beberapa kendala, salah satunya ada tim yang mendadak mengundurkan diri. Tapi bagi kami kegiatan harus tetap berjalan. Sekarang dari cabor voli diikuti enam RW. Harapan kami, kegiatan ini bisa rutin digelar setiap tahun untuk menyatukan masyarakat RW 01 sampai RW 10 lewat olahraga,” ujar Rino saat ditemui di sela-sela pertandingan.
Menurut Rino, kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi media silaturahmi antarwarga serta memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan.
Senada dengan itu, panitia pelaksana kegiatan Dani, dia menjelaskan bahwa komposisi peserta cukup beragam. Tidak hanya diikuti oleh pemuda dan karang taruna, pertandingan ini juga melibatkan kader posyandu, anggota PKK, serta warga umum dari berbagai RW.
“Peserta yang ikut rata-rata merupakan kader posyandu, anggota PKK, dan perwakilan warga dari berbagai RW. Ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menyatukan semua kalangan. Mereka sangat antusias, bahkan sudah melakukan latihan jauh-jauh hari sebelum pertandingan digelar,” ungkap Dani.
Ia menambahkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan secara swadaya melalui kerja sama antarwarga dan dukungan dari tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu, perwakilan dari Kelurahan Binong turut memberikan apresiasi atas inisiatif Karang Taruna dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif seperti ini. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan semakin memperkuat kekompakan serta kebersamaan warga Binong,” ujarnya.
Turnamen berjalan dengan penuh sportivitas. Sorak sorai penonton, tawa warga, dan semangat para peserta menjadi gambaran hidupnya kebersamaan di tengah lingkungan masyarakat. Meski kemenangan menjadi target setiap tim, namun nilai utama yang tercermin adalah kekeluargaan dan solidaritas.
Masyarakat berharap, PORKEL Kelurahan Binong tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga serta memperkuat kohesi sosial di lingkungan perkotaan yang semakin dinamis.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kelurahan Binong kembali menunjukkan bahwa kebersamaan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana, salah satunya melalui olahraga yang menyatukan perbedaan dan mempererat persaudaraan antarwarga.(Agus.S)
