Musyawarah Berbuah Damai, LSM Trinusa dan PT Global Dimensi Metalindo Capai Kesepakatan Penyelesaian Utang

Loading

Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Upaya penyelesaian persoalan utang piutang antara LSM Trinusa dan PT Global Dimensi Metalindo akhirnya membuahkan hasil positif. Melalui pertemuan resmi yang digelar pada Senin (15/12/2025), kedua belah pihak sepakat menyelesaikan kewajiban keuangan tersebut secara damai, tanpa konflik dan tanpa melibatkan aparat penegak hukum.

Pertemuan yang berlangsung kondusif itu menjadi titik balik setelah sebelumnya persoalan utang piutang sempat menjadi perhatian. 

Sementara dalam forum dialog tersebut, LSM Trinusa dan manajemen PT Global Dimensi Metalindo duduk bersama untuk membahas secara terbuka mekanisme penyelesaian kewajiban yang belum dituntaskan. 

Hasilnya, tercapai kesepakatan bersama terkait skema pembayaran utang yang disetujui kedua belah pihak.

Ketua LSM Trinusa dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran pihaknya ke lokasi perusahaan dilakukan dengan itikad baik dan menjunjung tinggi prinsip musyawarah. Ia menepis anggapan bahwa langkah yang ditempuh organisasinya bertujuan untuk menciptakan tekanan atau kericuhan.

“Kami datang secara baik-baik, sesuai prosedur dan kuasa yang kami miliki, untuk menagih hak yang belum dipenuhi. Tujuan kami bukan membuat kegaduhan, melainkan memastikan kewajiban perusahaan dapat diselesaikan dengan cara yang bermartabat. Alhamdulillah, hari ini kedua belah pihak sepakat dan menandatangani kesepakatan pembayaran,” ujarnya.

Menurutnya, adapun kesepakatan tersebut merupakan bukti bahwa persoalan hukum dan keperdataan dapat diselesaikan melalui dialog terbuka, selama masing-masing pihak memiliki niat baik. Ia juga berharap, komitmen yang telah disepakati dapat dijalankan secara konsisten hingga seluruh kewajiban benar-benar tuntas.

Sementara itu, perwakilan PT Global Dimensi Metalindo mengapresiasi pendekatan persuasif dan musyawarah yang ditempuh oleh LSM Trinusa. Pihak perusahaan menilai, komunikasi yang terbuka dan saling menghormati menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami menghargai langkah dialog yang dilakukan. Setelah dilakukan pembahasan, kami telah sepakat mengenai jadwal serta mekanisme pelunasan utang. Kesepakatan ini kami anggap sebagai penyelesaian akhir, sehingga tidak ada lagi hal yang perlu diperdebatkan ke depannya,” jelas perwakilan perusahaan.

Ia menambahkan, penyelesaian secara damai ini diharapkan dapat menjadi contoh bahwa dunia usaha dan elemen masyarakat dapat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, tanpa harus menempuh jalur hukum yang berpotensi memakan waktu dan biaya lebih besar.

Kesepakatan yang ditandatangani bersama tersebut memuat poin-poin penting terkait hak dan kewajiban masing-masing pihak, termasuk komitmen pelaksanaan pembayaran sesuai jadwal yang telah disepakati. Dokumen kesepakatan itu bersifat mengikat dan menjadi dasar hukum bagi kedua belah pihak dalam menjalankan komitmen yang telah dibuat.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, hubungan antara LSM Trinusa dan PT Global Dimensi Metalindo diharapkan dapat kembali normal dan berjalan harmonis. Kedua pihak pun sepakat untuk menjaga komunikasi yang baik ke depan, guna menghindari kesalahpahaman serupa di kemudian hari.

Penyelesaian secara damai tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan dialog dan musyawarah dalam menyikapi persoalan utang piutang. 

Selain menjaga stabilitas hubungan antar pihak, langkah ini juga mencerminkan kedewasaan dalam menyelesaikan masalah secara profesional dan beretika. (ML)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *