Ketulusan dalam Kepemimpinan, Setiawan Bangun Solidaritas Komunitas PLAT AA di Kebumen

Loading

Kebumen,TRIBUNPRIBUMI.com – Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, kehadiran sosok pemimpin yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan ketulusan menjadi kebutuhan yang semakin penting. Salah satu figur yang dinilai mampu merepresentasikan nilai-nilai tersebut adalah Setiawan, atau yang lebih akrab disapa Wawan, Ketua PLAT AA Kabupaten Kebumen.

Setiawan dikenal luas sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan mudah bergaul dengan siapa pun. Dalam kesehariannya, ia tidak hanya berperan sebagai pemimpin struktural, tetapi juga menjadi figur pengayom yang selalu hadir di tengah anggotanya. Sikap rendah hati dan kepeduliannya terhadap sesama membuatnya mendapat tempat tersendiri di hati banyak orang.

Berbagai kalangan menilai, di saat banyak orang lebih mengutamakan kepentingan pribadi, Setiawan justru konsisten menempatkan kepentingan bersama di atas segalanya. Hal ini tercermin dari cara ia mengambil keputusan, menyikapi perbedaan pendapat, hingga dalam menjalankan aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Wawan itu orangnya selalu mikirin orang lain. Jarang memikirkan dirinya sendiri,” ungkap salah satu rekan dekatnya. Senin, (02/02/2026).

Sebagai Ketua PLAT AA Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah Setiawan telah menggerakkan berbagai kegiatan komunitas yang berorientasi pada penguatan solidaritas, persaudaraan, dan kepedulian sosial. 

Sementara di bawah kepemimpinannya, PLAT AA tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga ruang untuk saling mendukung, berbagi, dan membangun rasa kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.

Dedikasi Setiawan dalam membina anggota dinilai konsisten dan berkelanjutan. Ia kerap turun langsung dalam setiap kegiatan, memastikan seluruh anggota merasa dilibatkan dan dihargai. Pendekatan humanis yang ia terapkan menjadikan suasana komunitas terasa hangat dan penuh kekeluargaan, tanpa sekat hierarki yang kaku.

Keramahan menjadi ciri khas yang sulit dipisahkan dari sosok Setiawan. Ia dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjaga perasaan anggotanya, baik melalui tutur kata maupun tindakan. Dalam setiap situasi, Setiawan berusaha bersikap adil, bijak, dan terbuka terhadap masukan, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir dan kepercayaan antaranggota tetap terjaga.

Tidak sedikit anggota yang menilai bahwa kepemimpinan Setiawan layak dijadikan contoh bagi komunitas lain. Baginya, kepemimpinan bukan soal kekuasaan atau dominasi, melainkan tentang tanggung jawab moral untuk melayani, merangkul, dan menjadi teladan. Prinsip inilah yang membuatnya tetap dihormati tanpa harus bersikap keras.

Harapan besar pun disematkan agar Setiawan dapat terus menjaga konsistensinya dalam mengabdi dan menginspirasi. Dari cara berbicara, bersikap, hingga bertindak, ia menunjukkan bahwa menjadi pemimpin yang baik tidak harus menekan atau memerintah, tetapi cukup dengan ketulusan, empati, dan kebijaksanaan.

Melalui kiprahnya di PLAT AA Kabupaten Kebumen, Setiawan membuktikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan masih relevan dan sangat dibutuhkan. Sosok seperti inilah yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial, dimulai dari komunitas, untuk kemudian memberi dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. (Royo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *