Kelurahan Sukamenteri Siap Gelar Gerakan Kebersihan Serentak, Lurah Wijiyono: Ini Gerakan Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan Aksi Gerakan Kebersihan Serentak yang akan digelar besok di seluruh wilayah RT, RW hingga titik-titik lingkungan permukiman warga.

Gerakan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat, sekaligus menjawab berbagai persoalan lingkungan yang kerap muncul, seperti penumpukan sampah, saluran air tersumbat, hingga potensi banjir dan penyebaran penyakit saat musim penghujan.

Lurah Sukamenteri, Wijiyono, SE., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda simbolis, melainkan bentuk komitmen nyata pemerintah kelurahan dalam membangun kesadaran kolektif warga.

“Kami ingin gerakan ini menjadi budaya, bukan hanya kegiatan sesaat. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah kelurahan tidak bisa bekerja sendiri tanpa partisipasi aktif masyarakat di tingkat RT dan RW,” tegas Wijiyono. Kamis, (12/02/2026).

Sementara adanya kegiatan tersebut, mendapat dukung dari seluruh ketua RW. Menurut Ketua Forum RW Kelurahan Sukamenteri Ustad ahmad ismail, melalui Bank Sampah “Oces Pisan” kami selaku Ketua Forum RW sangat mengapresiasi dan dukung penuh adanya kegiatan tersebut.

“Ya kami sangat mengapresiasi juga sangat mendukung penuh atas adanya kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan yang di gagas oleh Pemerintah daerah melalui Bapak Lurah Sukamenteri berjalan dengan baik,kami sebagai warga siap untuk berbohong royong untuk menciptakan lingkungan yang bersih,asri dan terbebas dari kata kumuh,” ucap Ustad Ahmad Ismail.

Besok Kami Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Dalam pelaksanaannya, Gerakan Kebersihan Serentak besok kami akan melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari perangkat kelurahan, Ketua RT dan RW, LPM, kader PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga secara menyeluruh.

Sasaran kegiatan meliputi:

Pembersihan saluran drainase dan selokan

Pengangkutan sampah liar di titik rawan

Penataan halaman dan bahu jalan lingkungan

Pemangkasan rumput liar

Penertiban lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk

Menurut Wijiyono, langkah ini juga merupakan bentuk antisipasi dini terhadap ancaman penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) yang sering meningkat saat musim hujan.

“Jangan menunggu ada korban dulu baru bergerak. Pencegahan harus dilakukan dari sekarang. Lingkungan yang bersih adalah benteng pertama kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dorong Kesadaran dan Edukasi Pengelolaan Sampah

Tidak hanya fokus pada aksi fisik, Kelurahan Sukamenteri juga akan mendorong edukasi pengelolaan sampah rumah tangga. Warga akan diberikan pemahaman tentang pentingnya memilah sampah organik dan anorganik serta tidak membuang sampah sembarangan.

Wijiyono juga mengakui bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di kawasan perkotaan seperti Garut Kota. Karena itu, ia berharap gerakan ini dapat menjadi momentum perubahan pola pikir masyarakat.

“Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil. Kalau setiap rumah tangga disiplin mengelola sampahnya, dampaknya akan luar biasa bagi kebersihan lingkungan kita,” katanya.

Bangun Semangat Gotong Royong

Lebih jauh, Lurah Wijiyono menilai bahwa gerakan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menghidupkan kembali semangat gotong royong yang mulai memudar di sebagian kalangan masyarakat perkotaan.

Menurutnya, gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi sosial yang memperkuat solidaritas dan kepedulian antarwarga.

“Melalui gerakan ini, kita ingin menumbuhkan kembali rasa memiliki terhadap lingkungan. Ketika warga merasa memiliki, maka mereka akan menjaga dan merawatnya bersama-sama,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kelurahan akan melakukan monitoring dan evaluasi agar gerakan kebersihan tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan saja, melainkan menjadi agenda rutin dan berkelanjutan.

Harapan Jadi Percontohan di Garut Kota

Dengan kesiapan yang telah dimatangkan melalui koordinasi bersama para Ketua RT dan RW, Kelurahan Sukamenteri optimistis Gerakan Kebersihan Serentak akan berjalan sukses dan menjadi contoh bagi kelurahan lain di wilayah Kecamatan Garut Kota.

Di sisi lain,Wijiyono berharap dukungan penuh dari seluruh warga agar tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman dapat benar-benar terwujud.

“Sukamenteri harus menjadi kelurahan yang bersih dan membanggakan. Ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat dari pemerintah kelurahan serta partisipasi aktif masyarakat, Gerakan Kebersihan Serentak di Sukamenteri diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, menjadikan lingkungan lebih asri, sehat, dan layak huni bagi seluruh warga. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *