Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Kadis Damkar Garut Tegaskan Kesiapsiagaan Total 24 Jam Demi Keamanan Masyarakat

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut mempertegas komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Momentum Hari Raya yang identik dengan meningkatnya aktivitas warga menjadi perhatian serius, terutama dalam mengantisipasi berbagai potensi kejadian darurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko,S.H,.MH menegaskan bahwa seluruh jajaran Damkar akan tetap siaga penuh selama 24 jam tanpa henti. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama masa libur Lebaran.

“Kami adalah pelayan masyarakat. Jelang Idul Fitri ini, kami tegaskan komitmen bahwa Damkar Garut akan selalu siap siaga 24 jam dalam berbagai kondisi. Apapun bentuk laporan dari masyarakat, kami siap merespons dengan cepat,” tegasnya. Jum’at,(20/03/2026).

Menurutnya, momen Idul Fitri kerap diwarnai dengan lonjakan aktivitas masyarakat, baik yang melakukan perjalanan mudik maupun yang tetap berada di rumah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, kecelakaan rumah tangga, hingga situasi darurat lainnya.

Ia menjelaskan, beberapa faktor yang perlu diwaspadai antara lain penggunaan instalasi listrik yang berlebihan, kelalaian dalam penggunaan kompor, hingga kondisi rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik. Semua itu, kata dia, menjadi potensi yang harus diantisipasi secara serius.

Sebagai langkah konkret, Damkar Garut telah menyiapkan sistem piket siaga yang berlangsung selama 24 jam penuh. Seluruh personel ditugaskan secara bergiliran untuk memastikan kesiapan di setiap waktu. Selain itu, pengecekan terhadap armada dan peralatan juga dilakukan secara berkala guna memastikan semuanya dalam kondisi prima.

“Kami sudah siapkan personel dengan sistem piket, kemudian armada dan peralatan kami pastikan siap operasional. Tujuannya agar ketika ada laporan, kami bisa langsung bergerak tanpa hambatan,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa peran Damkar saat ini tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran semata. Dalam praktiknya, Damkar juga kerap menangani berbagai operasi penyelamatan (rescue), seperti evakuasi hewan liar, penyelamatan warga yang terjebak, hingga penanganan kondisi darurat lainnya.

“Damkar sekarang dituntut lebih responsif dan multi fungsi. Jadi tidak hanya kebakaran, tapi juga rescue dalam berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran kami,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat akan meninggalkan rumah untuk mudik. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan antara lain memastikan listrik dalam kondisi aman, mematikan kompor, serta menitipkan rumah kepada tetangga atau pihak keamanan setempat.

“Kami berharap masyarakat juga ikut berperan dalam menjaga keselamatan. Pastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu menghubungi Damkar jika menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, kecepatan laporan dari masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses penanganan di lapangan.

Dengan kesiapsiagaan penuh yang telah disiapkan, Damkar Garut optimistis dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Semangat pengabdian dan pelayanan pun terus dijaga sebagai bentuk dedikasi terhadap keselamatan warga.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, kapan pun dibutuhkan. Ini adalah komitmen kami sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *