Gelar Seni Budaya dan Santunan Warnai Persiapan HUT ke-6 PLAT AA Kabupaten Kebumen “Brayan Seduluran”

Loading

Kebumen,TRIBUNPRIBUMI.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6, komunitas PLAT AA Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah kian memantapkan berbagai persiapan kegiatan yang akan dikemas dalam Gelar Seni dan Budaya serta Santunan Anak Yatim-Piatu, Disabilitas, dan Dhuafa. 

Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi, 28 Desember 2025, bertempat di Pendopo Kabumian, Rumah Dinas Bupati Kebumen, dengan mengusung motto kebersamaan “Brayan Seduluran.”

Kekompakan dan semangat gotong royong menjadi pemandangan utama dalam setiap tahapan persiapan. Peran aktif para Srikandi PLAT AA Kabupaten Kebumen terlihat begitu menonjol. 

Namun di bawah kepemimpinan Atik Nirwana selaku Ketua Srikandi PLAT AA Kabupaten Kebumen “Brayan Seduluran”, seluruh pengurus dan anggota bahu-membahu memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Semangat kebersamaan tersebut tampak jelas saat kegiatan koordinasi yang dilaksanakan pada Minggu siang, 21 Desember 2025, bertempat di kediaman Hj. Siti Mahmudah di Desa Depok Rejo, Kecamatan/Kabupaten Kebumen. 

Dalam suasana penuh keakraban, para Srikandi di antaranya Bunda Atik, Bunda Retno, Bunda Lia, Bunda Indarti, Bunda Hj. Siti Mahmudah, dan Bunda Haryati tampak aktif berdiskusi, menyatukan gagasan, serta saling menguatkan demi kesuksesan acara.

Koordinasi yang dilakukan tidak hanya sebatas teknis kegiatan, tetapi juga menyangkut pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing panitia. Setiap tahapan persiapan dijalankan dengan penuh kesadaran dan rasa memiliki terhadap organisasi. Hal ini mencerminkan kuatnya nilai solidaritas dan kekeluargaan yang selama ini menjadi ciri khas PLAT AA Kabupaten Kebumen.

Ketua Umum PLAT AA Kabupaten Kebumen “Brayan Seduluran”, DR (HC) Wahyu Setiawan, S.Sy., MM, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga etika, sikap, serta martabat organisasi selama pelaksanaan kegiatan. Ia mengingatkan bahwa peringatan HUT ke-6 ini bukan sekadar seremoni internal, melainkan juga momentum strategis karena akan dihadiri oleh pejabat daerah, tamu kehormatan, serta berbagai komunitas.

“Seluruh pengurus, anggota, dan panitia harus menjaga kekompakan, guyub rukun, serta menjunjung tinggi etika dan kedisiplinan. Kegiatan ini membawa nama besar PLAT AA Kabupaten Kebumen, sehingga diperlukan kerja sama yang solid agar acara berjalan tertib dan bermakna,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim-piatu, penyandang disabilitas, dan kaum dhuafa merupakan wujud nyata kepedulian sosial PLAT AA kepada masyarakat. 

Sementara gelar seni dan budaya diharapkan dapat menjadi ruang pelestarian nilai-nilai budaya sekaligus sarana mempererat silaturahmi antaranggota dan masyarakat luas. Hingga saat ini, seluruh susunan acara telah dipersiapkan dengan matang. 

Mulai dari perumusan konsep kegiatan, penataan alur acara, pembagian tugas kepanitiaan, hingga teknis pelaksanaan di lokasi, semuanya disusun secara terencana dan terkoordinasi. Panitia juga terus melakukan evaluasi dan pemantapan agar setiap detail kegiatan dapat berjalan optimal pada hari pelaksanaan.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, PLAT AA Kabupaten Kebumen optimistis peringatan HUT ke-6 “Brayan Seduluran” dapat berlangsung dengan lancar, meriah, dan penuh makna. Diharapkan, momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan eksistensi PLAT AA Kabupaten Kebumen sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan persaudaraan untuk masa depan yang lebih baik. (ARK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *