![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cibalong menghadiri Musyawarah Desa dalam rangka pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat Rabu (08/04/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut digelar di Aula Kantor Desa Karyasari yang berlokasi di Jalan Miramareu. Musyawarah desa ini menjadi momentum penting dalam menentukan kepemimpinan baru di tingkat desa melalui mekanisme demokrasi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimcam Cibalong yang dipimpin langsung oleh Camat Cibalong, Galih Mawariz, S.E., S.IP., M.Si., beserta unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan lainnya. Turut hadir pula Kapolsek Cibalong bersama anggota, Koramil 1119 Pameungpeuk, serta perwakilan dari sejumlah Polsek seperti Pameungpeuk, Cikelet, Pakenjeng, Talegong, Caringin, Pamulihan, dan Cisompet.
Selain itu, Ketua MUI Kecamatan Cibalong, tokoh masyarakat, peserta pemilih, serta perangkat desa juga ikut ambil bagian dalam proses musyawarah tersebut.
Adapun dua calon Kepala Desa Antar Waktu yang akan dipilih yakni:
Dana (Nomor Urut 01)
Dedi Supriadi (Nomor Urut 02).
Dalam sambutannya, Camat Cibalong Galih Mawariz menekankan pentingnya menjaga kondusivitas serta menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam proses pemilihan ini. Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan tahapan pemilihan kepala desa antar waktu tersebut.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Drs. Bambang Hapid, M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan musyawarah desa ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang sah dalam menentukan pemimpin desa.
Ia mengapresiasi kinerja panitia yang telah menjalankan seluruh tahapan dengan baik meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika di lapangan. Menurutnya, terselenggaranya pemungutan suara pada hari ini merupakan hasil kerja keras semua pihak.
“Proses ini bisa terlaksana berkat kerja panitia dan dukungan semua pihak. Kita juga patut berterima kasih kepada para calon yang telah berani maju, karena dalam setiap kontestasi pasti ada risiko, baik terpilih maupun tidak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Desa Karyasari untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan, siapapun yang nantinya terpilih menjadi kepala desa.
Musyawarah desa ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang amanah dan mampu membawa Desa Karyasari menuju kemajuan yang lebih baik. (Wawan Sutiawan)
