Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. Kawal 21 Ton Jagung Poktan Mekarjaya Sudalarang ke Gudang Bulog

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan berbagai pihak, termasuk jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Garut. Salah satunya ditunjukkan oleh Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. yang turun langsung mengawal proses penyerapan hasil panen jagung milik petani dari Kelompok Tani (Poktan) Mekarjaya, Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, Sabtu (14/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari monitoring serta pengawalan pengambilan atau serapan hasil panen jagung oleh Bulog Kabupaten Garut yang bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawening. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Proses pengangkutan dimulai dari lokasi Poktan Mekarjaya yang berada di Kampung Cikendal RT 01/RW 09 Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Jagung hasil panen para petani kemudian dimuat ke dalam kendaraan truk untuk selanjutnya dikirim menuju Gudang Bulog Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. bersama anggota Polsek Sukawening turut melakukan pengawasan langsung terhadap proses pengangkutan tersebut. Bahkan, kendaraan yang membawa hasil panen petani itu mendapat pengawalan dari kendaraan patroli Polsek Sukawening guna memastikan distribusi berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir jajaran pegawai Bulog Kabupaten Garut, petugas dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawening, serta para petani yang tergabung dalam Poktan Mekarjaya yang dipimpin oleh Jajang Sumpena.

Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan rasa aman kepada para petani.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Oleh karena itu, pihak kepolisian siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan memastikan hasil panen petani dapat tersalurkan dengan baik.

“Polri melalui jajaran Polsek selalu siap mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Kehadiran kami di lapangan juga untuk memastikan proses penyerapan hasil panen berjalan aman serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Dari hasil kegiatan tersebut, total jagung yang berhasil diserap oleh Bulog Kabupaten Garut dan dikirim ke gudang Bulog mencapai 21 ton. Seluruh hasil panen tersebut telah melalui proses pengecekan kualitas dan dinyatakan memenuhi standar Bulog sehingga dapat diterima sebagai bagian dari cadangan pangan pemerintah.

Pengangkutan jagung dari lokasi Poktan Mekarjaya menuju gudang Bulog berlangsung dengan lancar. Sekitar pukul 10.00 WIB, kendaraan pengangkut jagung tersebut tiba di Gudang Bulog Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, tanpa kendala berarti.

Para petani yang tergabung dalam Poktan Mekarjaya menyambut baik adanya program penyerapan hasil panen oleh Bulog. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga hasil panen petani memiliki kepastian pasar dan harga yang lebih stabil.

Ketua Poktan Mekarjaya Jajang Sumpena menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penyerapan hasil panen jagung dari para petani di wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Sukawening, Bulog, serta Balai Penyuluhan Pertanian yang telah membantu proses penyerapan hasil panen kami. Ini tentu sangat membantu para petani karena hasil panen bisa langsung terserap dengan baik,” ungkapnya.

Sinergi antara kepolisian, Bulog, penyuluh pertanian, dan kelompok tani ini menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan di daerah. Dengan adanya pengawalan serta monitoring dari berbagai pihak, diharapkan distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi para petani.

Melalui kegiatan ini pula, diharapkan semangat para petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian semakin tumbuh, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Garut dapat terjaga dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *