Camat Cibalong Pemimpin Humanis dan Tegas yang Konsisten Mengawal Aspirasi Rakyat

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepemimpinan di tingkat kecamatan memiliki peran strategis dalam menjembatani kebijakan pemerintah daerah dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sosok Galih Mawariz Suryana, S.E., S.IP., M.Si., dinilai mampu menjalankan peran tersebut dengan pendekatan yang bijak, mumpuni, dan penuh kepedulian terhadap masyarakat.

Sebagai Camat Cibalong, Galih Mawariz tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga tampil sebagai figur pemersatu yang mampu merangkul berbagai elemen, mulai dari kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Kepemimpinannya dikenal humanis, komunikatif, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan.

Mengedepankan Pelayanan Publik yang Responsif

Sejak awal menjabat, Galih Mawariz menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama. Ia mendorong seluruh jajaran kecamatan untuk bekerja profesional, transparan, dan tidak mempersulit warga dalam setiap urusan administrasi.

Menurutnya, kantor kecamatan harus menjadi ruang yang ramah bagi masyarakat. Tidak boleh ada praktik yang menghambat pelayanan atau memperlambat proses birokrasi. Ia bahkan secara rutin melakukan evaluasi internal guna memastikan standar pelayanan berjalan optimal.

“Kita ini pelayan masyarakat. Kalau masyarakat datang membawa kebutuhan, jangan sampai pulang dengan kekecewaan,” ujarnya saat di wawancarai Media Tribunpribumi.com melalui sambungan Whatsapp miliknya, Sabtu (28/02/2026).

Langkah konkret yang dilakukan antara lain mempercepat proses legalisasi administrasi, memperkuat koordinasi lintas desa, serta membuka ruang komunikasi langsung bagi warga yang ingin menyampaikan keluhan atau aspirasi.

Turun ke Lapangan, Bukan Sekadar Seremonial

Salah satu ciri kepemimpinan Galih Mawariz adalah kebiasaannya turun langsung ke lapangan. Ia kerap terlihat memantau kondisi infrastruktur, mengecek perkembangan pembangunan desa, hingga berdialog langsung dengan warga.

Pendekatan ini dinilai efektif karena membuat pemerintah lebih memahami kondisi nyata yang dihadapi masyarakat, mulai dari persoalan jalan rusak, kebutuhan sarana pertanian, hingga permasalahan sosial yang berkembang di lingkungan warga.

Tidak hanya saat agenda resmi, Galih juga dikenal hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti gotong royong, pengajian, hingga kegiatan kepemudaan. Kehadirannya dianggap bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

Penguatan Sinergi dan Pemberdayaan

Di wilayah selatan Garut yang memiliki tantangan geografis dan infrastruktur tersendiri, Galih Mawariz menyadari bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur Forkopimcam untuk bersama-sama merumuskan langkah strategis.

Program pemberdayaan masyarakat juga menjadi perhatian. Galih mendorong penguatan sektor UMKM, pertanian, dan perikanan sebagai potensi unggulan Cibalong. Ia menilai, peningkatan ekonomi warga harus menjadi prioritas agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.

Selain itu, pembinaan generasi muda terus digalakkan agar pemuda Cibalong memiliki daya saing serta terlibat aktif dalam pembangunan desa. Ia menekankan pentingnya partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial dan inovasi ekonomi kreatif.

Tegas dalam Prinsip, Bijak dalam Sikap

Meski dikenal ramah dan terbuka, Galih Mawariz tetap menunjukkan ketegasan dalam menjalankan aturan. Ia tidak segan mengingatkan aparatur yang lalai atau kurang maksimal dalam menjalankan tugas. Baginya, integritas dan disiplin adalah fondasi utama dalam pemerintahan.

Namun dalam setiap persoalan, ia selalu mengedepankan musyawarah. Pendekatan dialogis menjadi pilihan utama sebelum mengambil keputusan, sehingga setiap kebijakan tetap mempertimbangkan aspirasi dan kondisi masyarakat.

Beberapa tokoh masyarakat menilai, kombinasi antara ketegasan dan kebijaksanaan inilah yang membuat kepemimpinan Galih Mawariz diterima dengan baik oleh berbagai kalangan.

Optimisme Membangun Cibalong Lebih Maju

Dalam berbagai kesempatan, Galih Mawariz menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Cibalong. Ia meyakini, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menuntut perubahan, tetapi juga ikut terlibat dalam proses pembangunan. Menurutnya, keberhasilan suatu wilayah bukan hanya ditentukan oleh pemerintah, melainkan oleh partisipasi aktif masyarakatnya.

“Kita bangun Cibalong dengan kebersamaan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, perlu dukungan dan keterlibatan semua pihak,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan yang bijak, mumpuni, dan peduli terhadap rakyat, Galih Mawariz diharapkan mampu terus membawa Kecamatan Cibalong ke arah yang lebih progresif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *