Betonisasi Jalan Lingkungan Tahap II Tahun 2025, Pemdes Mampir Wujudkan Akses Nyaman dan Dorong Kesejahteraan Warga Palasari

Loading

Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan desa melalui realisasi kegiatan betonisasi jalan lingkungan Tahap II Tahun Anggaran 2025. Pembangunan tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/12/2025) dan berlokasi di Kampung Palasari RW 11, yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat setempat.

Kegiatan betonisasi jalan ini merupakan lanjutan dari program pembangunan infrastruktur desa yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam hal akses jalan yang layak, aman, dan nyaman. Jalan lingkungan yang sebelumnya kerap mengalami kerusakan, terutama saat musim hujan, kini mulai ditingkatkan kualitasnya guna menunjang mobilitas warga secara berkelanjutan.

Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi pekerjaan, betonisasi jalan tersebut memiliki spesifikasi teknis dengan panjang 100 meter, lebar 5 meter, serta ketebalan beton mencapai 0,15 meter. Hingga pelaksanaan tahap ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 40 persen. Pembangunan ini didanai melalui Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa dengan total anggaran sebesar Rp116.268.000 dan ditargetkan selesai dalam waktu enam hari kerja.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Mampir dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Pola kerja gotong royong ini tidak hanya bertujuan mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap hasil pembangunan yang sedang dan akan dinikmati bersama.

Kepala Desa ((Kades) Mampir, Asep Supini, menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan ini merupakan hasil dari musyawarah desa yang mengakomodasi aspirasi masyarakat Kampung Palasari RW 11. Menurutnya, perbaikan akses jalan telah lama menjadi harapan warga karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari dan perekonomian lokal.

“Betonisasi jalan lingkungan ini adalah bentuk nyata komitmen Pemerintah Desa Mampir dalam pemerataan pembangunan. Kami ingin setiap program yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk kelancaran aktivitas harian, akses pendidikan, kesehatan, maupun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” ujar Asep Supini.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen menjalankan pembangunan secara transparan dan akuntabel. Setiap tahapan pekerjaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, dilakukan secara terbuka dengan melibatkan masyarakat agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan berumur panjang.

“Partisipasi masyarakat menjadi kunci. Dengan keterlibatan langsung warga, kami berharap hasil pembangunan ini bisa dijaga bersama dan memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Mampir, Diki, menilai bahwa pembangunan infrastruktur desa tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga berdampak luas terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara sosial dan ekonomi.

“Jalan lingkungan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil usaha masyarakat, serta meningkatkan akses terhadap pelayanan sosial. Dampak akhirnya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat Desa Mampir secara keseluruhan,” jelas Diki.

Menurutnya, keberadaan jalan yang layak juga berperan penting dalam mendukung aktivitas sosial masyarakat, mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan, hingga layanan darurat. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Antusiasme warga Kampung Palasari RW 11 terlihat jelas dengan adanya pembangunan betonisasi jalan tersebut. Sejumlah warga mengaku sangat terbantu karena sebelumnya kondisi jalan kerap becek dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.

“Kami sangat bersyukur jalan ini dibeton. Dulu kalau hujan susah dilewati, sekarang perlahan sudah lebih baik. Harapannya bisa awet dan benar-benar membantu aktivitas warga,” ungkap salah seorang warga setempat.

Warga juga berharap pemerintah desa terus melanjutkan program pembangunan infrastruktur di wilayah lain yang masih membutuhkan perhatian, sehingga pemerataan pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Mampir.

Melalui realisasi betonisasi jalan lingkungan Tahap II Tahun 2025 ini, Pemerintah Desa Mampir terus berupaya menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. 

Langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Bogor menuju daerah yang istimewa dan gemilang, dengan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan. (REZZA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *