![]()
Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor,Jawa Barat kembali membuktikan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa demi menunjang kesejahteraan masyarakat. Melalui Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2025, pembangunan jalan desa berlapis hotmix di RW 004 Kampung Sanja resmi direalisasikan pada Jum’at (26/12/2025).
Pembangunan infrastruktur jalan tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Desa Sanja, mengingat kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan dan kerap dikeluhkan warga. Jalan yang berlubang dan licin saat musim hujan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi proyek, pembangunan jalan desa hotmix ini memiliki volume pekerjaan sepanjang 150 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan lapisan aspal mencapai 0,03 meter. Seluruh kegiatan didanai dari Banprov Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp 98.000.000. Anggaran tersebut telah mencakup kewajiban pajak, seperti PPN dan PPh, serta jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sanja yang bekerja sama dengan tenaga ahli di bidang konstruksi. Proses pengerjaan jalan hotmix ini dijadwalkan selama tiga hari kalender dan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, guna memastikan kualitas dan ketahanan jalan dalam jangka panjang.
Kepala Desa Sanja, Edi Yusuf, menyampaikan bahwa pembangunan jalan desa ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur.
“Alhamdulillah, pembangunan jalan desa di RW 004 ini dapat terlaksana berkat dukungan Bantuan Keuangan Provinsi. Jalan ini memiliki peran yang sangat penting bagi warga karena menjadi akses utama untuk kegiatan sehari-hari, baik ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial,” ujar Edi Yusuf saat di wawancarai awak media. Minggu, (28/12/2025).
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sanja terus berupaya menjalankan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Menurutnya, setiap anggaran yang diterima desa harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen agar setiap program pembangunan yang dilaksanakan dapat dirasakan langsung oleh warga. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun agar dapat digunakan dalam waktu yang lama,” tambahnya.
Pembangunan jalan hotmix ini disambut antusias oleh masyarakat RW 004 Kampung Sanja. Warga mengaku sangat terbantu dengan kondisi jalan yang kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Jalan yang dahulu rusak dan sulit dilalui, terutama saat hujan, kini berubah menjadi lebih mulus, nyaman, dan aman bagi pengguna jalan, baik pengendara roda dua, pejalan kaki, maupun kendaraan roda empat.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa keberadaan jalan hotmix sangat berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga. Akses yang lebih lancar memudahkan distribusi hasil usaha kecil, mempercepat mobilitas kerja, serta meningkatkan kenyamanan anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Dengan terealisasinya pembangunan ini, Desa Sanja terus menunjukkan langkah nyata dalam mewujudkan desa yang tertata, maju, dan berdaya saing. Peningkatan infrastruktur jalan diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat konektivitas antarwilayah di lingkungan desa.
Pemerintah Desa Sanja berharap dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi dapat terus berlanjut, sehingga pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di desa dapat dilakukan secara berkesinambungan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, sejalan dengan semangat Desa Membangun. (REZZA)
