![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Peran aktif aparat kewilayahan kembali terlihat dalam proses pembangunan di tingkat desa. Babinsa Desa Sancang, Koramil 1119 Pameungpeuk, Serka Aceng Saepuloh, secara langsung melakukan monitoring sekaligus turut membantu pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di Kampung Cibalieur, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat,Senin (13/04/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya dalam sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sejak pagi hari, Serka Aceng Saepuloh tampak berbaur bersama warga dan para pekerja. Ia tidak segan turun langsung membantu proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.
Dalam keterangannya, Serka Aceng menyampaikan bahwa monitoring yang dilakukan bertujuan untuk memastikan pembangunan berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk mengawal setiap program pembangunan di wilayah binaan. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih ini berjalan dengan baik, tertib, serta mengutamakan keselamatan para pekerja di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberadaan koperasi ini nantinya diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat Desa Sancang. Dengan adanya koperasi, warga akan memiliki wadah yang jelas dalam mengelola usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.
“Koperasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang usaha baru yang lebih terorganisir,” tambahnya.
Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih sendiri mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Semangat gotong royong terlihat jelas dalam setiap proses pengerjaan, di mana warga turut ambil bagian demi percepatan pembangunan fasilitas tersebut.
Aparat desa juga terus menjalin koordinasi intensif dengan Babinsa guna memastikan setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera diatasi. Kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan hambatan berarti yang dapat mengganggu jalannya proses pembangunan. Para pekerja juga diimbau untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan desa dinilai memiliki dampak positif, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dalam meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di lingkungannya.
Dengan adanya pengawalan dari Babinsa, diharapkan pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Kampung Cibalieur dapat segera rampung sesuai target yang telah ditetapkan. Nantinya, koperasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Peran aktif TNI melalui Babinsa pun kembali membuktikan bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah pedesaan. (Wawan Sutiawan)
