Aris Munandar, S.Pd.: Dari Karangsari Menuju Kursi Ketua DPRD Garut 2024–2029, Bukti Dedikasi Putra Daerah yang Berprestasi

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Sosok Aris Munandar, S.Pd., kini menjadi pusat perhatian publik Kabupaten Garut setelah resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Garut periode 2024–2029. Putra asli Desa Karangsari, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat ini dikenal sebagai figur muda yang menapaki karier politik dengan cepat, terarah, dan penuh dedikasi. Kehadirannya di pucuk pimpinan legislatif menjadi kebanggaan masyarakat selatan Garut, sekaligus inspirasi bagi generasi muda daerah.

Tumbuh di Desa, Mengasah Karakter Kepemimpinan

Lahir pada 11 April 1988 dari pasangan Dudin dan Kartika, Aris dibesarkan dalam lingkungan pedesaan yang sarat dengan nilai-nilai kesederhanaan, gotong royong, serta kepedulian sosial. Karakter inilah yang membentuk dirinya menjadi sosok rendah hati namun tegas, pekerja keras, serta memiliki empati tinggi terhadap persoalan masyarakat.

Modal tersebut kemudian menjadi fondasi penting saat ia mulai terjun ke berbagai organisasi dan dunia politik.

Pendidikan: Bekal Strategis untuk Menatap Masa Depan

Perjalanan akademik Aris dimulai dari SDN Karang Sari Cikelet. Ia kemudian melanjutkan ke SMPN 3 dan SMAN 3 Tarogong Kidul, dua sekolah yang membuka cakrawala berpikir serta jaringan pertemanan yang lebih luas.

Ketertarikannya pada dunia pendidikan membawanya kuliah di STKIP Garut, jurusan Matematika. Lulus pada 2010, Aris tidak hanya membangun karier akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan organisasi dan sosial yang memperkuat kapasitas kepemimpinannya.

Pengalaman akademik dan organisasi inilah yang menjadi modal besar saat ia memasuki dunia politik pada usia yang relatif muda.

Karier Politik yang Melaju Cepat dan Terukur

Perjalanan politik Aris dimulai pada 2012 ketika dipercaya menjadi tim ahli sektor tani dan nelayan Partai Golkar. Dari sana, langkahnya terus melejit hingga mengemban berbagai posisi strategis:

2012: Tim Ahli Tani dan Nelayan Partai Golkar

2014: Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Garut

2014: Wakil Bendahara SOKSI

2019: Bendahara DPD Partai Golkar Garut

2021: Sekretaris Kosgoro Garut

2021: Sekretaris MKGR Garut

2024: Ketua DPRD Kabupaten Garut

Bendahara TKD Prabowo–Gibran pada Pilpres sebelumnya.

Konsistensi, integritas, dan kemampuan komunikasi Aris menjadikannya figur yang diperhitungkan dalam internal partai maupun di masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok organisatoris yang rapi, teliti, dan mampu mengelola kepercayaan dengan baik.

Sosok Keluarga yang Hangat di Balik Aktivitas Politik

Meski disibukkan dengan berbagai agenda politik, Aris tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas. Ia menikah pada usia 25 tahun dengan Anisa Nurasiyah, SE., dan dikaruniai tiga anak:

Aqila Syaufa Pramesti

Ayra Syafika Pramudita

Arsa Sabqi Praja

Aris dikenal sebagai ayah yang dekat dengan anak-anaknya dan selalu menyempatkan waktu bersama keluarga meski jadwal padat.

Motivasi untuk Generasi Muda Garut

Kisah perjalanan Aris dari desa terpencil di selatan Garut hingga kursi Ketua DPRD menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan komitmen mampu membuka pintu kesempatan besar. Ia menjadi inspirasi bagi anak muda Garut untuk berani bermimpi, berorganisasi, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Aris menegaskan bahwa latar belakang bukanlah hambatan. Pendidikan, keuletan, dan dedikasi adalah kunci utama meraih kepercayaan publik.

Tantangan dan Harapan untuk Garut Ke Depan

Sebagai Ketua DPRD Garut, Aris dihadapkan pada tugas besar mulai dari penguatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga optimalisasi sinergi antara legislatif dan eksekutif.

Harapan masyarakat Cikelet dan seluruh Garut tertuju padanya agar mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat, memperbaiki pelayanan publik, serta memperjuangkan pembangunan wilayah selatan yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Dengan pengalaman yang matang dan energi muda yang kuat, Aris Munandar diyakini mampu membawa perubahan positif bagi masa depan Kabupaten Garut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *