Kalapas Garut Kelas II B Rusdedi Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Pembinaan Warga Binaan

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Garut, Rusdedi, A.Md.IP., S.H., M.Si., untuk menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh jajaran petugas, warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta masyarakat luas.

Dalam suasana yang sarat dengan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan, Rusdedi menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus ajakan untuk mempererat tali silaturahmi.

“Kami keluarga besar Lapas Kelas IIB Garut mengucapkan, Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar Rusdedi dengan penuh kehangatan, Sabtu (21/03/2026).

Menurutnya, Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah momentum penting untuk kembali kepada fitrah sebagai manusia yang bersih dari dosa, setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri yang telah ditempa selama Ramadan, diharapkan dapat terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Rusdedi menegaskan bahwa semangat Idul Fitri harus menjadi energi baru, khususnya bagi seluruh jajaran Lapas Garut, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat sistem pembinaan terhadap warga binaan.

“Idul Fitri ini adalah titik awal untuk memperbaiki diri. Baik sebagai individu maupun sebagai institusi, kita harus terus berbenah dan meningkatkan integritas, profesionalisme, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas Lapas yang tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. Di tengah suasana hari besar keagamaan, para petugas tetap siaga untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas tetap terjaga dengan baik.

“Kami menyadari bahwa tugas di Lapas tidak mengenal hari libur. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi seluruh jajaran yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab demi menjaga kondusivitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rusdedi juga memberikan perhatian khusus kepada warga binaan pemasyarakatan. Ia mengajak seluruh WBP untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki kesalahan masa lalu, dan membangun tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.

“Bagi warga binaan, Idul Fitri adalah kesempatan untuk merenung dan memperbaiki diri. Ikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh, karena itu adalah bekal penting saat kembali ke tengah masyarakat,” pesannya.

Dalam rangka menyambut Idul Fitri, Lapas Kelas IIB Garut juga melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat Id berjamaah, takbiran, serta pemberian layanan kunjungan khusus bagi warga binaan. Layanan ini menjadi salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan untuk tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan keluarga, meskipun berada di dalam Lapas.

Rusdedi menuturkan bahwa pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk menghadirkan suasana Idul Fitri yang hangat dan penuh kekeluargaan di lingkungan Lapas. Hal ini penting untuk memberikan dukungan moral dan psikologis bagi warga binaan agar tetap memiliki semangat dalam menjalani masa pembinaan.

“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap merasakan kebahagiaan Idul Fitri, meskipun dalam keterbatasan. Kehadiran keluarga, meski dalam waktu terbatas, sangat berarti bagi mereka,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara petugas, warga binaan, dan keluarga mereka. Menurutnya, suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan akan sangat mendukung keberhasilan program pembinaan yang dijalankan di dalam Lapas.

Di akhir pernyataannya, Rusdedi kembali mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

“Semoga di hari yang fitri ini, kita semua dapat kembali menjadi pribadi yang lebih baik, mempererat silaturahmi, serta terus menebarkan kebaikan di manapun berada,” pungkasnya.

Dengan semangat Idul Fitri 1447 Hijriah, Lapas Kelas IIB Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengoptimalkan program pembinaan bagi warga binaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *