![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menunjukkan respon cepat dalam menangani bencana longsor yang terjadi di Kampung Cihaneut, RT 01 RW 02, Desa Sukalillah, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada, Selasa malam (03/02/2026).
Menyikapi laporan dari pemerintah desa dan warga setempat, BPBD Garut langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, asesmen awal, serta memastikan kondisi di lapangan aman dari potensi ancaman lanjutan. Kehadiran petugas BPBD disambut baik oleh aparat desa dan masyarakat sekitar yang terdampak.
Berdasarkan hasil pengecekan sementara, longsor tersebut memiliki panjang sekitar 20 meter dengan tinggi tebing longsoran mencapai 4 meter. Kondisi tanah yang labil serta cuaca yang tidak menentu dinilai berpotensi memicu longsor susulan apabila tidak segera dilakukan penanganan.
Kepala Desa Sukalillah, Asep Haris, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Garut dan Forkopimcam Sukaresmi atas gerak cepat dan kepedulian dalam menangani bencana di wilayahnya.
“Atas nama pemerintah Desa Sukalillah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Garut yang telah merespons dengan cepat dan langsung mengecek lokasi longsor. Ini sangat membantu kami di lapangan,” ujar Asep Haris kepada awak media. Rabu, (04/02/2026).
Ia juga berharap agar dinas terkait lainnya dapat segera melakukan langkah-langkah lanjutan, baik penanganan darurat maupun upaya pencegahan, guna menghindari terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan warga.
“Kami berharap ada penanganan lanjutan secepatnya dari dinas terkait, sehingga dampak longsor ini bisa segera diatasi dan tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, pemerintah desa bersama unsur kewilayahan terus mengimbau warga agar tetap waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Warga diminta untuk segera melapor apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar lokasi longsor.
BPBD Kabupaten Garut memastikan akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, demi menjaga keselamatan warga dan meminimalisir dampak bencana di Desa Sukalillah. (*)
