![]()
Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Ribuan jamaah memadati Plaza Dakwah Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor, dalam kegiatan Tabligh Akbar yang digelar pada Minggu malam (25/01/2026) mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Acara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum dakwah sekaligus penguatan visi pembangunan kawasan berbasis nilai-nilai Islam.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Muhammad Sultan Ramadhan sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Drs. H. Mulyadi, MMA. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, hingga perwakilan lembaga keagamaan dan bisnis syariah.
H. Mulyadi juga mengungkapkan rencana besar pembangunan Sultan Islamic City Center sebagai pusat peradaban Islam yang mengintegrasikan nilai spiritual dan kemajuan ekonomi. Rencana tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari niat hijrah sebelum memasuki usia 60 tahun.
“Kita tidak hanya membangun masjid atau sarana ibadah, tetapi juga ingin menghadirkan pusat peradaban Islam yang mampu menjawab tantangan zaman. Semoga ada dukungan dan gerak hati dari seluruh jamaah,” ujarnya. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang disebut telah menjadi bagian dari yayasan sejak tahun 2000.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Sultan Kesepuhan Cirebon Raden Raharjo Jatim, Haji Danang Wicaksana (Anggota DPR RI), Haji Tubagus Irwan Kurniawan (Ketua DMI Kabupaten Bogor), serta perwakilan BPD Syariah dan instansi terkait. Staf Khusus Presiden juga tampak hadir sebagai tamu kehormatan.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Profesor Datuk Sri Ulama Ustadz H. Abdul Somad, Batubara. Dalam ceramahnya, UAS mengulas peristiwa Isra Miraj dengan membaginya ke dalam tiga fase, yakni sebelum, saat, dan setelah peristiwa agung tersebut. Ia juga menyoroti peran penting Abu Thalib dalam melindungi Rasulullah SAW di masa-masa awal dakwah Islam.
“Perjuangan agama tidak terlepas dari dukungan orang-orang terdekat. Abu Thalib menjadi contoh bagaimana kasih sayang keluarga dapat menjadi benteng bagi kebenaran,” tutur UAS dengan gaya penyampaian yang ringan, diselingi humor, namun tetap sarat hikmah. Jamaah pun terlihat antusias menyimak meski acara berlangsung hingga malam hari.
Di akhir acara, H. Mulyadi mengumumkan rencana penyelenggaraan Tabligh Akbar secara rutin setiap bulan. Program ini diharapkan dapat memperkuat akidah, menjaga suasana religius di tengah masyarakat, serta mempererat silaturahmi antarumat dan para tokoh. (REZZA)
