![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Keindahan alam Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Panorama alam yang eksotis, udara sejuk pegunungan, serta suasana tenang yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan menjadikan kawasan ini selalu dirindukan oleh para pengunjung. Salah satunya adalah Laela Winarti (45), wisatawan yang mengaku tidak memiliki kenangan indah lain selain saat berkunjung ke objek wisata alam tersebut.
Laela menyampaikan pengalamannya saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya. Jum’at, (23/01/2026). Ia mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Papandayan bukan kali pertama. Namun setiap kunjungan selalu meninggalkan kesan yang mendalam dan berbeda, seolah menghadirkan energi baru bagi dirinya dan keluarga.
“Bagi saya, tidak ada kenangan indah selain berkunjung ke TWA Gunung Papandayan. Setiap datang ke sini selalu ada rasa nyaman dan tenang. Alamnya masih terjaga, udaranya segar, dan suasananya benar-benar menenangkan,” ujar Laela.
Menurutnya, TWA Gunung Papandayan bukan sekadar destinasi wisata, melainkan tempat untuk melepas penat dan merefleksikan diri dari rutinitas harian yang melelahkan. Ia menilai kawasan ini sangat cocok untuk wisata keluarga, edukasi alam, hingga wisata minat khusus bagi para pecinta alam.
Laela juga menyoroti berbagai daya tarik yang dimiliki Papandayan. Kawah aktif dengan kepulan asap belerang, hamparan Hutan Mati yang unik, jalur trekking yang relatif aman, hingga padang edelweiss di Tegal Alun menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Seluruh keindahan tersebut, menurutnya, sulit ditemukan secara lengkap di tempat lain.
“Di sini lengkap. Mau jalan santai bisa, mau petualangan ringan juga bisa. Pemandangannya indah, spot fotonya banyak, dan semuanya terasa alami. Itulah yang membuat Papandayan selalu dirindukan,” katanya.
Selain keindahan alam, Laela mengapresiasi upaya pengelola TWA Gunung Papandayan dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengunjung. Ia menilai fasilitas umum, jalur wisata, serta pelayanan petugas semakin tertata dengan baik dari waktu ke waktu.
“Saya lihat sekarang pengelolaannya semakin baik. Petugas ramah, selalu mengingatkan soal keselamatan dan kebersihan. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga kawasan wisata agar tetap nyaman dan lestari,” ungkapnya.
Ia juga mengajak para pengunjung untuk ikut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan Papandayan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mematuhi aturan yang berlaku. Menurutnya, keindahan alam tidak akan bertahan lama tanpa kesadaran bersama.
Sebagai salah satu ikon wisata alam Jawa Barat, TWA Gunung Papandayan memang memiliki daya tarik yang kuat. Setiap tahunnya, ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah datang untuk menikmati pesona alamnya. Keberadaan Papandayan juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata.
Bagi Laela Winarti, Gunung Papandayan bukan hanya tempat untuk berlibur, melainkan ruang untuk menciptakan kenangan berharga bersama keluarga dan orang-orang tercinta. Ia berharap kawasan wisata ini terus dijaga dan dikembangkan tanpa menghilangkan nilai-nilai kelestarian alamnya.
“Papandayan itu istimewa. Setiap pulang dari sini, rasanya selalu ingin kembali lagi. Semoga keindahannya tetap terjaga dan bisa terus dinikmati oleh generasi berikutnya,” pungkas Laela.
Dengan testimoni positif dari pengunjung seperti Laela Winarti, TWA Gunung Papandayan semakin menegaskan eksistensinya sebagai destinasi wisata alam yang tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga pengalaman emosional yang membekas di hati para pengunjung. (DIX)
