![]()
Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Desa Cipeucang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi saksi semangat pengabdian mahasiswa melalui kehadiran Posko Kuliah Kerja Nyata (KKN), STIT Fatahillah Kelompok 01 yang mengusung tema “Rakyat dan Ilmu Menyatu untuk Tumbuh Bersama Masyarakat, Bangun Asa dan Karya Nyata”. Kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian program KKN Rindu Tunas Bangsa yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa.
Para mahasiswa tampak kompak dan antusias saat memperkenalkan posko KKN kepada warga setempat. Dengan latar belakang rumah warga yang dijadikan posko, kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat Desa Cipeucang.
KKN ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar langsung dari kehidupan sosial masyarakat desa.
Ketua Kelompok KKN 01 Aulia Zahrah menyampaikan bahwa selama masa pengabdian, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program kerja, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.
Sementara Program-program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal Desa Cipeucang agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Kami ingin kehadiran KKN ini bukan hanya sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi benar-benar memberikan kontribusi positif dan meninggalkan kesan baik di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui KKN Rindu Tunas Bangsa, mahasiswa STIT Fatahillah berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, meningkatkan kesadaran pendidikan, serta memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di Desa Cipeucang.
Di sisi lain,sinergi antara mahasiswa dan masyarakat ini diharapkan menjadi langkah kecil namun bermakna dalam membangun desa yang lebih maju dan berdaya.(REZZA)
