![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Danramil 1115/Cisurupan Kodim 0611/Garut, Kapten Inf Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat hingga saat ini berada dalam keadaan aman, nyaman, dan kondusif. Stabilitas tersebut, menurutnya, merupakan buah dari sinergi yang solid antara aparat keamanan, pemerintah setempat, serta seluruh elemen masyarakat.
Kapten Inf Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga situasi wilayah tidak bisa dilepaskan dari peran aktif dan kesadaran kolektif warga Cisurupan. Ia menilai, kolaborasi yang terbangun antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pemuda, telah menciptakan iklim sosial yang harmonis dan saling mendukung.
“Alhamdulillah, berkat sinergi yang terjalin dengan baik antara aparat dan masyarakat, suasana di Cisurupan tetap aman, nyaman, dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, baik di lingkungan pemukiman maupun di kawasan wisata,” ujar Kapten Inf Rahmat Hidayat kepada wartawan. Minggu, (04/01/2026).
Ia menjelaskan, Kecamatan Cisurupan memiliki sejumlah titik strategis, termasuk kawasan wisata alam yang kerap ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Namun demikian, potensi kerawanan dapat ditekan secara signifikan melalui pendekatan pencegahan dini dan komunikasi yang intensif antara aparat kewilayahan dan warga.
Menurut Kapten Inf Rahmat, Koramil 1115/Cisurupan secara konsisten mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial.
Sementara Babinsa dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang terbuka, serta menjadi jembatan antara warga dan aparat keamanan.
“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga pada pembinaan dan komunikasi sosial. Dengan kehadiran Babinsa di lapangan, setiap potensi permasalahan bisa segera dideteksi dan diselesaikan secara musyawarah sebelum berkembang menjadi konflik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapten Inf Rahmat Hidayat mengapresiasi peran aktif masyarakat Cisurupan yang dinilai memiliki tingkat kepedulian tinggi terhadap keamanan lingkungan. Budaya gotong royong, saling menghormati, serta kebiasaan bermusyawarah dalam menyelesaikan persoalan menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga ketentraman wilayah.
Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menjaga kesejukan suasana. Melalui pesan-pesan moral dan ajakan untuk menjaga persatuan, para tokoh dinilai mampu meredam potensi gesekan sosial dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kesadaran masyarakat untuk saling menjaga, melapor apabila ada hal-hal yang mencurigakan, serta tidak mudah terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya, sangat membantu tugas kami. Ini menunjukkan bahwa sinergi benar-benar berjalan, bukan hanya slogan,” tambahnya.
Selain itu, Danramil 1115/Cisurupan juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan. Menurutnya, komunikasi yang cepat dan terbuka antarinstansi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah secara berkelanjutan.
Kapten Inf Rahmat Hidayat berharap, kondisi aman dan kondusif yang telah terjaga dapat terus dipertahankan ke depannya. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lengah dan tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika kebersamaan dan kepedulian ini terus dijaga, Insya Allah Cisurupan akan selalu menjadi wilayah yang aman, damai, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung,” pungkasnya.
Di sisi lain,dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, Kecamatan Cisurupan diharapkan dapat terus menjadi contoh wilayah yang mampu menjaga stabilitas keamanan melalui kolaborasi, komunikasi, dan semangat kebersamaan. (DIX)
