Menatap 2026 dengan Evaluasi dan Optimisme, PDAM Tirta Intan Garut Perkuat Komitmen Pelayanan Publik yang Akuntabel dan Berkelanjutan

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025, Direktur utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Kabupaten Garut, Dr. H. Dadan Hidayatulloh, menyampaikan refleksi akhir tahun yang menjadi penanda keseriusan institusi dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat. 

Sementara adanya momentum akhir tahun ini dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi menyeluruh atas kinerja sepanjang tahun 2025, sekaligus penegasan komitmen untuk melangkah lebih pasti menuju pelayanan publik yang lebih baik, akuntabel, dan konsisten sebagai bagian dari visi besar Garut Hebat.

Dalam wawancara bersama awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya, pada. Rabu, (31/12/2025) Dr. H. Dadan mengungkapkan bahwa perjalanan PDAM Tirta Intan selama tahun 2025 tidak terlepas dari berbagai tantangan. Persoalan teknis distribusi air, keterbatasan infrastruktur, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan berkualitas menjadi dinamika yang harus dihadapi dengan kerja keras dan kesabaran. 

Meski demikian, ia menilai tahun 2025 juga menghadirkan sejumlah capaian dan pembelajaran penting yang menjadi bekal berharga untuk menghadapi tahun mendatang.

“Refleksi akhir tahun bukan hanya soal mencatat keberhasilan, tetapi juga keberanian untuk jujur melihat kekurangan. Dari situlah kita bisa menata langkah yang lebih terarah dan bertanggung jawab demi pelayanan yang semakin profesional,” ujar Dadan.

Evaluasi Kinerja dan Pembenahan Internal

Sebagai badan usaha milik daerah yang mengelola kebutuhan dasar masyarakat, PDAM Tirta Intan, menurut Dadan, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan ketersediaan air bersih yang layak dan berkelanjutan. 

Dikatakannya sepanjang tahun 2025, pihaknya terus melakukan pembenahan internal secara bertahap, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola perusahaan, hingga perbaikan sistem pelayanan pelanggan.

Ia mengakui bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Namun, komitmen untuk terus berbenah menjadi prinsip utama yang tidak bisa ditawar. Setiap kebijakan dan program yang dijalankan, kata dia, harus berorientasi pada kepentingan publik dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Akuntabilitas adalah fondasi kepercayaan. Tanpa kepercayaan masyarakat, pelayanan publik tidak akan berjalan optimal. Karena itu, setiap langkah PDAM harus jelas, transparan, dan memberi manfaat nyata,” tegasnya.

Konsistensi Pelayanan Jadi Kunci

Selain akuntabilitas, Direktur PDAM Tirta Intan juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pelayanan. Ia menilai masyarakat tidak cukup hanya mendengar janji perbaikan, melainkan membutuhkan bukti nyata yang berkelanjutan. Konsistensi inilah yang menjadi ukuran keberhasilan pelayanan publik.

Upaya menjaga konsistensi tersebut diwujudkan melalui respon cepat terhadap keluhan pelanggan, pemeliharaan jaringan distribusi secara berkala, serta peningkatan kualitas dan kontinuitas pasokan air bersih. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran PDAM Tirta Intan untuk menjaga integritas dan etos kerja, mengingat pelayanan air bersih menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Pelayanan publik tidak boleh bersifat musiman. Harus hadir setiap saat dan bisa diandalkan. Konsistensi akan melahirkan kepuasan dan kepercayaan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Dalam refleksi jelang Tahun Baru 2026 tersebut, Dr. H. Dadan juga menyoroti peran strategis PDAM Tirta Intan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Garut. Ia menegaskan bahwa ketersediaan air bersih yang aman dan berkelanjutan merupakan pilar penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menopang sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“Garut Hebat tidak akan terwujud tanpa pelayanan dasar yang kuat. Air bersih adalah kebutuhan utama, sehingga PDAM Tirta Intan harus tampil sebagai institusi yang profesional, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Dadan juga menambahkan, sinergi dengan pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci percepatan perbaikan dan pengembangan layanan air bersih di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Di sisi lain,harapan Menyongsong Tahun Baru 2026 menutup refleksi akhir tahunnya, Dr. H. Dadan Hidayatulloh mengajak seluruh jajaran PDAM Tirta Intan, mitra kerja, dan masyarakat Garut untuk menjadikan Tahun Baru 2026 sebagai momentum penguatan komitmen dan kolaborasi. 

Beliau berharap tahun mendatang menjadi fase peningkatan kinerja yang lebih terukur, pelayanan yang semakin prima, serta kepercayaan publik yang kian kokoh.

“Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan semangat pembaruan. Melangkah pasti, bekerja dengan hati, menjaga akuntabilitas, dan konsisten dalam pelayanan. Dengan kebersamaan, kita optimistis PDAM Tirta Intan dan Kabupaten Garut dapat bergerak menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan refleksi dan komitmen tersebut, PDAM Tirta Intan Garut menatap Tahun 2026 dengan optimisme dan tekad kuat untuk terus berbenah, menjadikan pelayanan air bersih sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat demi terwujudnya Garut Hebat yang berkelanjutan dan bermartabat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *