Pemdes Cikahuripan Tuntaskan Betonisasi Jalan Kampung Pangkalan Tahap II, Dorong Kelancaran Aktivitas Warga

Loading

Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat ini kembali merealisasikan program pembangunan infrastruktur desa melalui kegiatan betonisasi Jalan Kampung Pangkalan Tahap II. Pembangunan tersebut berlokasi di Kampung Pangkalan RT 004 RW 002 dan dilaksanakan pada Jumat (20/12/2025), dengan dukungan pendanaan dari Bantuan Keuangan Infrastruktur Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025.

Betonisasi jalan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sarana prasarana dasar, khususnya akses jalan lingkungan yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Jalan Kampung Pangkalan diketahui merupakan jalur vital yang menghubungkan permukiman warga dengan fasilitas umum, area pendidikan, serta akses menuju pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Secara teknis, betonisasi Jalan Kampung Pangkalan memiliki volume pekerjaan sepanjang 194 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, Pemdes Cikahuripan mengalokasikan anggaran sebesar Rp108.584.000. 

Sementara pengerjaan dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cikahuripan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat dan diselesaikan dalam waktu empat hari kerja.

Kepala Desa Cikahuripan, Andi Upi, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jalan desa merupakan salah satu program prioritas pemerintah desa karena berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, betonisasi Jalan Kampung Pangkalan tahap kedua ini dapat kembali direalisasikan. Jalan ini merupakan akses penting bagi warga Kampung Pangkalan. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas masyarakat, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun keperluan sehari-hari, akan semakin lancar dan aman,” ujar Andi Upi saat di wawancarai awak media.  Rabu, (24/12/2025).

Dirinya menjelaskan, sebelum dilakukan betonisasi, kondisi jalan tersebut kerap dikeluhkan warga, terutama saat musim hujan. Jalan yang rusak dan licin sering menghambat mobilitas serta berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua.

“Oleh karena itu, melalui program betonisasi ini kami berharap permasalahan tersebut dapat teratasi. Jalan yang baik akan memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi Upi menegaskan bahwa Pemdes Cikahuripan berkomitmen untuk selalu melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan desa. Menurutnya, keterlibatan warga tidak hanya bertujuan untuk membantu percepatan pekerjaan, tetapi juga sebagai bentuk transparansi serta upaya menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

“Kami melibatkan TPK dan masyarakat agar pembangunan berjalan secara terbuka, transparan, dan akuntabel. Dengan keterlibatan langsung warga, diharapkan hasil pembangunan ini bisa dirasakan bersama dan dijaga secara gotong royong agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Masyarakat Kampung Pangkalan pun menyambut baik terealisasinya betonisasi jalan tersebut. Mereka menilai pembangunan ini sangat membantu dalam menunjang aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang berangkat ke sekolah serta warga yang beraktivitas di luar kampung.

Selain itu, betonisasi jalan ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, mempermudah akses distribusi hasil usaha warga, serta meningkatkan nilai lingkungan permukiman.

Pemdes Cikahuripan turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan bantuan keuangan infrastruktur desa yang telah diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan kualitas infrastruktur dasar.

Di sisi lain,dengan rampungnya betonisasi Jalan Kampung Pangkalan Tahap II, Pemdes Cikahuripan berharap pemerataan pembangunan dapat terus berjalan dan dirasakan hingga ke tingkat kampung. Ke depan, pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga desa secara menyeluruh. (REZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *